Setelah Tiga Hari Pencarian, Korban Hanyut di Sungai Melenyu 2 Ditemukan Meninggal Dunia

Avatar photo
Redaksi Newsborneo
3 Jun 2026 15:33
2 menit membaca

Kutai Timur – Upaya pencarian terhadap korban yang terseret arus di Sungai Melenyu 2, Desa Muara Wahau, Kecamatan Muara Wahau, Kabupaten Kutai Timur, akhirnya membuahkan hasil. Setelah tiga hari melakukan penyisiran, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia, Rabu (3/6/2026).

Korban diketahui bernama Rifki (23), warga Kecamatan Kembang Janggut, Kabupaten Kutai Kartanegara. Sebelumnya, ia dilaporkan hilang setelah hanyut terbawa arus saat berenang bersama sejumlah rekannya pada Minggu (31/5/2026) sekitar pukul 17.00 WITA.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa nahas itu terjadi ketika korban dan teman-temannya berenang menyeberangi sungai. Saat hendak kembali menuju area tenda, Rifki diduga kehilangan kendali dan terseret derasnya arus. Rekan-rekannya sempat berupaya memberikan bantuan, namun kuatnya arus sungai membuat pertolongan tidak dapat dilakukan.

Sejak laporan diterima, Tim SAR Gabungan langsung menggelar operasi pencarian dengan melibatkan personel Pos SAR Kutai Timur, Brimob Polda Kalimantan Timur, Polsek Muara Wahau, keluarga korban, serta masyarakat setempat.

Setelah melakukan pencarian intensif selama tiga hari, korban akhirnya ditemukan pada Rabu pagi sekitar pukul 08.40 WITA. Jenazah ditemukan berjarak sekitar 7,7 kilometer dari titik awal korban dilaporkan hanyut.

Usai ditemukan, korban segera dievakuasi dan dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Proses pencarian tidak berjalan mudah. Derasnya arus Sungai Melenyu 2 menjadi tantangan utama yang dihadapi tim di lapangan. Namun berkat kerja sama dan koordinasi seluruh unsur yang terlibat, pencarian berhasil diselesaikan.

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR terhadap insiden orang terseret arus di Sungai Melenyu 2 resmi dinyatakan selesai dan ditutup. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

@media print { .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } } .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } .c-also-read { display: none !important; } .single-post figure.post-image { margin: 30px 0 25px; } #pf-content img.mediumImage, #pf-content figure.mediumImage { display: none !important; }