NEWSBORNEO.ID, Bontang – Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bontang, Kalimantan Timur, terus berkomitmen menjadikan daerah ini sebagai kota ramah investasi. Upaya ini dilakukan dengan mempercepat proses perizinan, memberikan pelayanan prima, serta aktif mempromosikan potensi daerah guna menarik investor.
“Sebagai langkah mewujudkan Bontang sebagai kota ramah investasi, kami membuka lebar pintu dan memberikan kemudahan bagi investor lokal, nasional, maupun internasional. Kami juga terus melakukan promosi tentang potensi dan peluang yang realistis,” ujar Kepala DPMPTSP Bontang, Muhammad Aspiannur, Kamis (27/3/2025).
Bontang memiliki sejumlah sektor unggulan yang masih berpotensi dikembangkan, antara lain kelautan dan perikanan, industri kimia dasar, farmasi, jasa, perumahan, kawasan industri, perkantoran, perdagangan, serta konstruksi. Dengan berbagai keunggulan ini, Bontang diharapkan menjadi daya tarik bagi investor.
Kemudahan investasi yang telah diterapkan sejak tahun lalu terbukti memberikan hasil positif. Sepanjang tahun 2024, nilai investasi yang masuk ke Bontang mencapai Rp2,7 triliun, dengan kontribusi dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) maupun Penanaman Modal Asing (PMA). Investasi ini juga berhasil menyerap 512 tenaga kerja Indonesia (TKI), yang memberikan dampak signifikan terhadap ekonomi daerah.
“Banyak kemudahan yang diberikan bagi investor di Bontang, seperti pengurusan izin secara daring, pendampingan dalam mendapatkan informasi peluang investasi, serta jaminan keuntungan yang kompetitif,” tambah Aspiannur.
Investasi menjadi prioritas bagi DPMPTSP karena dinilai memberikan manfaat besar bagi daerah. Selain meningkatkan perekonomian, investasi juga membantu mengurangi angka pengangguran dan mendorong transfer ilmu serta keterampilan bagi warga lokal.
Dalam upaya menarik lebih banyak investor, DPMPTSP Bontang terus melakukan promosi dengan cara yang efisien, termasuk memanfaatkan media sosial dan pemberitaan untuk menjangkau calon investor secara luas.
“Kami tetap berusaha mempromosikan Bontang dengan cara yang efisien guna menjangkau lebih banyak calon investor. Selain itu, kami juga akan meminta bantuan dari kementerian dan pemerintah provinsi untuk meningkatkan daya ungkit promosi hingga ke tingkat nasional dan internasional,” jelas Aspiannur.
Dengan strategi ini, DPMPTSP optimistis Bontang akan semakin berkembang sebagai kota ramah investasi, membuka lebih banyak peluang ekonomi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (*)
2 komentar tentang “Bontang Kaltim Siap jadi Kota Ramah Investasi, DPMPTSP Permudah Perizinan dan Promosi Potensi Daerah”