32 Anggota gerakan Pramuka bersama Kepala Dispopar Bontang Eko Mashudi. (Dispopar Bontang)NEWSBORNEO.ID – Keikutsertaan 32 anggota Gerakan Pramuka Kota Bontang dalam Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 tidak hanya ditujukan untuk mengikuti rangkaian kegiatan kepramukaan. Mereka juga diminta membawa identitas Bontang selama berada di tingkat nasional.
Pesan itu disampaikan Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Kota Bontang, Eko Mashudi, saat membuka Training Center (TC) kontingen Bontang di Mangrove Park Saleba, Bontang Baru, Jumat (3/7/2026).
Menurut Eko, kesempatan bertemu dengan peserta dari berbagai daerah dapat dimanfaatkan untuk memperkenalkan potensi Kota Bontang. Karena itu, peserta perlu menjaga sikap sekaligus menunjukkan karakter Pramuka yang disiplin dan bertanggung jawab.
“Adik-adik ini membawa nama Bontang. Jaga sikap, kekompakan dan kedisiplinan selama mengikuti kegiatan,” kata Eko.
TC menjadi bagian dari pembekalan sebelum kontingen diberangkatkan menuju Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur. Persiapan mencakup kesiapan fisik, mental, pengetahuan dan keterampilan peserta.
Eko juga meminta peserta mengikuti arahan pembina selama proses persiapan. Menurutnya, kesiapan tersebut penting agar peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik sekaligus menjaga nama daerah.
Di sisi lain, Pemkot Bontang mengapresiasi para pembina dan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Bontang yang terus mendampingi proses pembinaan peserta.
Pembinaan kepramukaan dinilai tidak berhenti pada kemampuan mengikuti kegiatan di lapangan, tetapi juga membentuk karakter generasi muda agar mampu berinteraksi dan membawa diri ketika berada di lingkungan yang lebih luas.
“Yang dibawa bukan hanya kemampuan Pramuka, tetapi juga karakter dan nama baik daerah,” pungkasnya. (ADV)
Tidak ada komentar