Anggota DPRD Bontang, M. Sahib saat menghadiri rapat bersamaBONTANG – Anggota DPRD Kota Bontang, Sahib, menekankan pentingnya keterlibatan sumber daya manusia (SDM) yang memiliki kompetensi dan pemahaman mendalam, terhadap substansi tata ruang dalam proses pembahasan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).
Menurutnya, kualitas hasil RTRW sangat bergantung pada kapasitas pihak-pihak yang terlibat dalam penyusunannya. Karena itu, pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan diminta memastikan bahwa personel yang mengikuti pembahasan, benar-benar memahami aspek teknis maupun regulasi tata ruang.
“Sekali lagi saya ingin memberi pesan bahwa yang betul-betul terlibat di dalam pembahasan RTRW ini adalah orang-orang yang berkompeten, sehingga kita bisa mendapatkan hasil sesuai dengan harapan kita semua,” tegas Sahib, Senin (8/6/2026).
Ia menilai kehadiran tenaga yang kompeten akan membantu mempercepat proses pembahasan, sekaligus menghasilkan kebijakan yang lebih matang dan tepat sasaran. Dengan pemahaman yang baik terhadap kondisi wilayah, kebutuhan pembangunan, serta berbagai aturan yang berlaku, setiap keputusan yang diambil dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi daerah.
Sahib juga mengingatkan bahwa RTRW bukan sekadar dokumen perencanaan, melainkan pedoman utama dalam pengendalian pemanfaatan ruang, pengembangan investasi, pembangunan infrastruktur, serta perlindungan kawasan lingkungan hidup.
“Karena itu, penyusunannya harus dilakukan secara cermat dan melibatkan pihak-pihak yang memahami substansi secara menyeluruh,” tambahnya.
Menurutnya, kesalahan dalam penyusunan tata ruang dapat berdampak luas terhadap arah pembangunan daerah, di masa mendatang. Oleh sebab itu, seluruh proses pembahasan harus dilakukan secara serius dengan mempertimbangkan, berbagai aspek strategis yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat.
“Dengan kerja sama yang baik, RTRW yang dihasilkan diharapkan mampu menjadi landasan pembangunan Kota Bontang yang berkelanjutan, terarah, dan memberikan kepastian hukum bagi masyarakat maupun pelaku usaha,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa DPRD akan terus mengawal proses penyusunan RTRW, agar dokumen yang dihasilkan benar-benar mampu menjawab kebutuhan pembangunan daerah. Sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi yang tetap memperhatikan aspek lingkungan dan tata kelola ruang yang baik.
Tidak ada komentar