Dispora Kutim Dorong Anak Muda Aktif Berolahraga, Jauhkan Narkoba hingga Judi Online

Avatar photo
Redaksi Newsborneo
6 Okt 2026 19:11
2 menit membaca

NEWSBORNEO.ID – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mendorong generasi muda untuk lebih aktif mengikuti kegiatan olahraga sebagai bagian dari upaya membangun kebiasaan hidup sehat dan produktif.

Kepala Dispora Kutim, Basuki Isnawan, mengatakan olahraga tidak hanya berkaitan dengan pencapaian prestasi. Aktivitas tersebut juga dapat menjadi ruang positif bagi anak muda untuk menyalurkan energi, kreativitas, dan potensi diri.

“Kami berharap anak-anak muda punya ruang untuk berkegiatan dan menyalurkan kreativitas ke hal-hal yang positif,” ungkap Basuki.

Menurutnya, semakin banyak ruang yang tersedia bagi generasi muda untuk beraktivitas, semakin besar pula kesempatan mereka mengisi waktu melalui kegiatan yang bermanfaat.

Basuki menilai olahraga dapat menjadi salah satu sarana untuk menjauhkan anak muda dari berbagai aktivitas berisiko, mulai dari penyalahgunaan narkoba, judi online hingga balap liar.

Keterlibatan dalam kegiatan olahraga juga dinilai mampu melatih kedisiplinan, kerja sama, serta kemampuan berkompetisi secara sehat.

Turnamen maupun kegiatan olahraga yang digelar di berbagai wilayah Kutim menjadi salah satu ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan sekaligus memperluas interaksi positif.

Dispora Kutim berharap kegiatan semacam itu terus tumbuh agar anak muda memiliki lebih banyak pilihan aktivitas di luar kegiatan yang berisiko.

Pembinaan generasi muda, kata Basuki, tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah daerah.

Keterlibatan masyarakat, komunitas olahraga hingga dunia usaha diperlukan agar kegiatan serta fasilitas olahraga di tingkat kecamatan tetap aktif dan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.

“Pembinaan pemuda membutuhkan dukungan bersama,” tegasnya.

Peran berbagai pihak dinilai penting agar ruang olahraga tidak hanya tersedia, tetapi juga terus diisi melalui kegiatan yang mampu menarik keterlibatan generasi muda.

“Harapannya anak-anak kita lebih sibuk dengan kegiatan yang sehat, sehingga tidak mudah terpengaruh narkoba, judi online maupun balap liar,” pungkas Basuki. (adv)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

@media print { .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } } .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } .c-also-read { display: none !important; } .single-post figure.post-image { margin: 30px 0 25px; } #pf-content img.mediumImage, #pf-content figure.mediumImage { display: none !important; }