Milad ke-49 BKPRMI Bontang Meriah, Guru Ngaji Dapat Layanan Gratis hingga Hadiah Umrah

Avatar photo
Redaksi Newsborneo
4 Okt 2026 18:27
3 menit membaca

BONTANG – Puncak Milad ke-49 Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kota Bontang berlangsung semarak. Ribuan guru ngaji bersama keluarga memadati halaman Sekretariat DPD BKPRMI Kota Bontang, Minggu (4/10/2026).

Tak sekadar menjadi momentum peringatan hari jadi, kegiatan tersebut dikemas dengan berbagai aktivitas yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Mulai dari pemeriksaan kesehatan gratis, senam jantung sehat, jalan sehat, donor darah, hingga pembagian doorprize.

Yang paling menyita perhatian adalah undian tiga paket ibadah umrah bagi peserta. Ketua DPD BKPRMI Kota Bontang, Atim Prasojo, menyebut hadiah tersebut merupakan bentuk apresiasi sekaligus kontribusi organisasi kepada masyarakat.

Tiga penerima hadiah utama itu dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada 7 November 2026.

Guru Ngaji Jadi Perhatian Utama

Rangkaian kegiatan juga memberikan ruang khusus bagi pelayanan kesehatan masyarakat. Pemeriksaan kesehatan gratis terselenggara melalui kolaborasi BKPRMI dengan Dinas Kesehatan Kota Bontang, RS Islam Bontang, RS PKT, dan RS Amalia.

Selain pemeriksaan kesehatan, peserta juga antusias mengikuti aksi donor darah yang difasilitasi Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bontang.

Di sisi lain, kegiatan tersebut turut melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Sejumlah stan usaha hadir di sekitar lokasi kegiatan dan ikut menghidupkan aktivitas ekonomi masyarakat.

Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris yang hadir mewakili Wali Kota menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen memperkuat perhatian terhadap profesi guru ngaji.

Menurutnya, guru ngaji memiliki peran besar dalam membangun karakter generasi sejak usia dini. Dedikasi mereka bahkan tetap berjalan ketika sebagian besar masyarakat telah beristirahat.

“Guru ngaji adalah pahlawan peradaban. Mereka mengajar ketika orang lain sudah beristirahat dan tetap mendidik dengan keikhlasan,” tegas Agus Haris di hadapan sekitar 1.000 peserta.

Ia menyampaikan apresiasi kepada BKPRMI yang selama hampir setengah abad konsisten mengambil bagian dalam penguatan kehidupan sosial dan keagamaan di Kota Bontang.

“Perjalanan hampir setengah abad menjadi bukti dedikasi BKPRMI dalam membina generasi muda berkarakter Qurani, memakmurkan masjid, serta memperkuat kehidupan sosial masyarakat,” ujarnya.

Menyongsong Indonesia Emas 2045

Milad ke-49 BKPRMI Kota Bontang mengusung tema “Menyongsong Setengah Abad BKPRMI: Transformasi Gerakan Pemuda Remaja Masjid Menuju Indonesia Emas 2045.”

Agus Haris menilai tema tersebut relevan dengan tantangan pembangunan masa kini. Menurutnya, cita-cita Indonesia Emas 2045 tidak cukup hanya ditopang pertumbuhan ekonomi dan pembangunan fisik.

Lebih dari itu, Indonesia membutuhkan sumber daya manusia yang sehat, cerdas, produktif, beriman, berkarakter, dan memiliki integritas.

Dalam konteks tersebut, BKPRMI diharapkan dapat menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan berbagai elemen masyarakat. Mulai dari pemuda, remaja masjid, guru ngaji, aktivis sosial, pelaku usaha, hingga generasi yang tumbuh di tengah perkembangan teknologi digital.

Agus juga mendorong penguatan sinergi antara Pemkot Bontang, BKPRMI, dunia usaha, perusahaan, Baznas, dan berbagai lembaga sosial.

Ia berharap masjid ke depan tidak hanya menjadi tempat pelaksanaan ibadah, tetapi juga berkembang sebagai pusat peradaban masyarakat.

Masjid dinilai dapat memainkan peran lebih luas sebagai pusat pemberdayaan ekonomi, pendidikan, pembinaan karakter, hingga ruang berkumpul dan berkolaborasi bagi masyarakat.

“Semoga BKPRMI terus menjadi garda terdepan dalam membina generasi Qurani dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Kota Bontang,” pungkasnya.

Puncak Milad ke-49 tersebut turut dihadiri Lurah Satimpo, unsur Forkopimda, instansi vertikal, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jajaran pengurus DPD BKPRMI Kota Bontang.

Kegiatan pun berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan. Semangat olahraga, kepedulian sosial, penguatan keagamaan, dan pemberdayaan ekonomi berpadu dalam satu rangkaian peringatan menuju setengah abad perjalanan BKPRMI di Kota Bontang. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

@media print { .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } } .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } .c-also-read { display: none !important; } .single-post figure.post-image { margin: 30px 0 25px; } #pf-content img.mediumImage, #pf-content figure.mediumImage { display: none !important; }