Dispopar Siapkan Festival Pemuda Lebih Besar Tahun Depan, Bidik Dukungan CSR dan Peserta Luar Daerah

Avatar photo
Redaksi Newsborneo
23 Mei 2026 22:13
2 menit membaca

BONTANG – Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) Bontang berencana meningkatkan skala Festival Pemuda pada tahun mendatang.

Tidak hanya melibatkan peserta dari dalam kota, ajang tersebut juga ditargetkan mampu menarik peserta dari daerah lain melalui dukungan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Rencana itu disampaikan Kepala Dispopar Bontang, Eko Mashudi saat membuka Festival Pemuda 2026 di halaman parkir belakang Stadion Bessai Berinta, Sabtu (23/5/2026).

Menurutnya, festival yang saat ini masih berfokus pada talenta lokal memiliki potensi untuk berkembang menjadi agenda kepemudaan yang lebih besar. Karena itu, pihaknya mulai menjajaki peluang kerja sama dengan perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kota Bontang.

“Insyaallah tahun depan bisa lebih meriah. Kami ingin menggandeng CSR perusahaan agar cakupan kegiatan lebih luas dan bisa mengundang peserta dari daerah lain,” ujarnya.

Festival Pemuda 2026 sendiri berlangsung selama dua hari, 23-24 Mei 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan kompetisi vokal solo dan tari tradisional yang diikuti puluhan peserta berusia 19 hingga 26 tahun.

Sebanyak 20 peserta tercatat mengikuti lomba vokal solo, sementara kategori tari tradisional diikuti 10 tim dari berbagai komunitas dan sanggar di Kota Bontang.

Selain kompetisi seni, Dispopar juga menghadirkan hiburan dari musisi lokal Lunarie dan DJ Izal EO untuk menarik minat pengunjung.

Tak hanya menjadi ruang berekspresi bagi generasi muda, festival ini juga membawa dampak ekonomi bagi pelaku usaha lokal. Sekitar 80 UMKM dilibatkan untuk membuka stan selama kegiatan berlangsung.

Beragam produk ditawarkan, mulai dari makanan, minuman hingga aksesoris. Kehadiran bazar UMKM diharapkan mampu meningkatkan transaksi ekonomi sekaligus memperkenalkan produk lokal kepada masyarakat yang datang menyaksikan perlombaan.

“kolaborasi ini juga bagian dari pemberdayaan ekonomi kreatif menjadi konsep yang akan terus dipertahankan pada penyelenggaraan festival berikutnya,” pungkasnya

Pembukaan Festival Pemuda 2026 turut dihadiri Wakil Ketua Komisi C DPRD Bontang Muhammad Sahib dan Anggota Komisi C DPRD Bontang Bonnie Sukardi.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

@media print { .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } } .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } .c-also-read { display: none !important; } .single-post figure.post-image { margin: 30px 0 25px; } #pf-content img.mediumImage, #pf-content figure.mediumImage { display: none !important; }