Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, menerima audiensi International Global Network (IGN) di Ruang Rapat Wakil Wali Kota, Kamis (2/4/2026). Foto: Pemkot SamarindaSAMARINDA – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda membuka peluang menjadi tuan rumah konferensi internasional. Langkah ini seiring dengan upaya mendorong lahirnya generasi muda yang memiliki kemampuan diplomasi melalui program Model United Nations (MUN).
Komitmen tersebut mengemuka saat Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, menerima audiensi International Global Network (IGN) di Ruang Rapat Wakil Wali Kota, Kamis (2/4/2026).
Pertemuan tersebut membahas pengembangan potensi kepemimpinan dan kemampuan diplomasi generasi muda melalui simulasi sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) atau Model United Nations (MUN).
Turut hadir dalam audiensi itu Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Samarinda, Ibnu Araby, Kepala Bagian Kerja Sama Septiani, serta Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP).
Managing Director IGN, Sinta Nasution, menjelaskan bahwa lembaganya telah lebih dari satu dekade menyelenggarakan simulasi sidang PBB di berbagai negara. Saat ini, IGN juga tengah memperkuat ekosistem MUN di Indonesia, termasuk melalui kolaborasi dengan Fakultas Hukum Universitas Mulawarman.
“Program ini melatih peserta dalam riset, penulisan esai kebijakan, hingga praktik diplomasi dengan mewakili suatu negara dalam forum internasional,” ujarnya.
Ia menambahkan, program tersebut telah mendapat pengakuan dari Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) sebagai bagian dari penunjang prestasi akademik siswa.
Wakil Wali Kota Samarinda menyambut positif inisiatif tersebut. Menurutnya, kemampuan berbicara di depan umum, berpikir kritis, dan kepemimpinan merupakan keterampilan penting yang harus dimiliki generasi muda di era global.
“Ini kesempatan bagi pelajar untuk belajar menjadi representasi daerah maupun negara di forum internasional seperti UNESCO, WHO, atau FAO,” kata Saefuddin.
Ia menegaskan, implementasi program di Samarinda perlu dipersiapkan secara matang melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi serta dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.
Selain penguatan kapasitas pelajar, audiensi ini juga membuka peluang bagi Samarinda untuk menjadi tuan rumah konferensi internasional pada tahun mendatang.
Pemkot bersama IGN dan kalangan akademisi berencana menyusun agenda strategis yang tidak hanya mencakup simulasi sidang internasional, tetapi juga promosi potensi daerah melalui kegiatan city tour bagi delegasi mancanegara. (RIL/DIAS)
Tidak ada komentar