Neni Minta Santunan JKM Tak Habis, Ahli Waris Pekerja Rentan Didorong Buka Usaha

Avatar photo
Redaksi Newsborneo
1 Sep 2026 22:45
2 menit membaca

NEWSBORNEO.ID – Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mendorong ahli waris pekerja rentan memanfaatkan santunan Jaminan Kematian (JKM) sebagai modal usaha agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Pesan tersebut disampaikan Neni saat menyerahkan santunan JKM BPJS Ketenagakerjaan kepada empat perwakilan ahli waris usai pembukaan Job Fair 2026, Selasa (1/9/2026).

Masing-masing ahli waris menerima santunan Rp42 juta. Bagi Pemkot Bontang, manfaat tersebut diharapkan tidak hanya digunakan untuk kebutuhan sesaat, tetapi dapat membantu keluarga membangun kembali sumber penghasilan setelah kehilangan anggota keluarga yang bekerja.

Neni meminta penerima mempertimbangkan penggunaan santunan untuk kegiatan produktif, salah satunya membuka usaha sesuai kemampuan masing-masing.

“Kalau bisa uang ini dijadikan modal usaha, supaya ada pemasukan yang bisa terus berjalan untuk keluarga,” ujar Neni.

Menurutnya, santunan tersebut memiliki nilai yang lebih besar apabila dapat dikelola menjadi sesuatu yang menghasilkan. Karena itu, penerima diminta mempertimbangkan kebutuhan jangka panjang sebelum menggunakan dana yang diterima.

Pemkot Bontang bersama BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan kepada pekerja rentan sebagai bagian dari upaya memperkuat jaminan sosial masyarakat. Ketika risiko kematian terjadi, manfaat JKM diharapkan dapat menjadi penyangga bagi keluarga yang ditinggalkan.

Neni juga mengingatkan agar dana santunan tidak habis untuk kebutuhan yang tidak memberikan manfaat lanjutan bagi keluarga.

“Sayang kalau bantuan yang diterima cukup besar, tetapi habis untuk hal-hal yang tidak memberikan manfaat ke depannya,” tuturnya.

Pemkot berharap santunan tersebut dapat menjadi pijakan bagi ahli waris untuk menjaga keberlangsungan ekonomi keluarga, terutama bagi keluarga yang kehilangan salah satu sumber penghasilan.

“Manfaatkan dengan sebaik-baiknya. Kalau bisa dari santunan ini lahir usaha yang membantu ekonomi keluarga, itu akan jauh lebih bermanfaat,” pungkasnya. (ADV)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

@media print { .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } } .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } .c-also-read { display: none !important; } .single-post figure.post-image { margin: 30px 0 25px; } #pf-content img.mediumImage, #pf-content figure.mediumImage { display: none !important; }