Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, hadir membuka turnamen.BONTANG – Stadion Mulawarman, Jalan Alamanda, Kelurahan Belimbing, mendadak menjadi pusat perhatian warga Bontang. Sebanyak 15 kontingen kelurahan berkumpul membawa semangat dan ambisi masing-masing untuk memperebutkan piala bergilir Turnamen Sepak Bola Pupuk Kaltim Cup 2026.
Turnamen tahunan tersebut resmi dimulai pada Jumat malam (2/10/2026) dan dijadwalkan berlangsung hingga 10 Oktober 2026.
Tak sekadar menjadi arena perebutan gelar juara, Pupuk Kaltim Cup juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk mempererat hubungan antarwarga, sekaligus menjadi panggung bagi talenta-talenta sepak bola dari berbagai kelurahan di Kota Bontang.
Semarak pembukaan terasa sejak parade 15 kontingen digelar. Masing-masing kelurahan tampil dengan konsep berbeda, mulai dari sentuhan tradisional, koreografi modern hingga kemasan karnaval yang menghibur penonton.
Kreativitas tersebut juga diperlombakan. Kelurahan Tanjung Laut Indah keluar sebagai juara pertama defile, disusul Kelurahan Tanjung Laut sebagai juara kedua dan Kelurahan Lok Tuan di posisi ketiga.
Kehadiran ribuan warga selama turnamen juga membawa dampak bagi aktivitas ekonomi di sekitar Stadion Mulawarman.
Puluhan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal dilibatkan untuk menjajakan berbagai produk selama pertandingan berlangsung.
Dengan demikian, turnamen tidak hanya menjadi tempat masyarakat menyaksikan pertandingan sepak bola, tetapi sekaligus menciptakan peluang bagi pelaku usaha lokal untuk mendapatkan tambahan pendapatan.
Pemerintah Kota Bontang memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan Pupuk Kaltim Cup 2026. Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, hadir membuka turnamen mewakili Wali Kota Bontang yang berhalangan hadir karena menerima kunjungan tamu dari kementerian.
Menurut Agus, turnamen tersebut memiliki manfaat yang lebih luas dibanding sekadar kompetisi olahraga.
“Pupuk Kaltim Cup bukan sekadar kompetisi untuk menentukan siapa yang menjadi juara, tetapi juga menjadi ruang untuk mempertemukan masyarakat, mempererat kebersamaan dan menyalurkan energi positif melalui olahraga,” ujar Agus Haris.
Ia mengatakan pembangunan Kota Bontang tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi. Pembentukan karakter generasi muda juga menjadi bagian penting yang perlu mendapat perhatian.
Sepak bola, kata dia, mengajarkan sejumlah nilai seperti kedisiplinan, kerja sama, tanggung jawab dan sportivitas.
“Yang kita harapkan bukan hanya lahirnya juara, tetapi juga generasi yang berkarakter. Mari kita jadikan turnamen ini sebagai momentum mempererat silaturahmi antarkelurahan,” tambahnya.
Direktur Manajemen Risiko PT Pupuk Kaltim, Maslani, mengatakan Pupuk Kaltim Cup 2026 merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-49 Pupuk Kaltim.
Peringatan tahun ini mengusung tema “Cultivating Excellence, Strengthening Reliability”.
Menurut Maslani, keberhasilan perusahaan dan perkembangan Kota Bontang harus berjalan beriringan. Karena itu, kolaborasi dengan masyarakat menjadi salah satu bagian penting dalam berbagai kegiatan yang dilaksanakan perusahaan.
“Melalui Pupuk Kaltim Cup ini, kami ingin memberikan ruang kepada masyarakat dan generasi muda untuk mengasah keterampilan sekaligus mengembangkan bakat sepak bola,” ungkap Maslani.
Pembukaan turnamen semakin semarak dengan pertandingan eksibisi yang mempertemukan PKT All Star melawan tim Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bontang.
Laga tersebut berlangsung sengit sebelum akhirnya Forkopimda Bontang keluar sebagai pemenang dengan skor tipis 3-2.
Usai pertandingan eksibisi, prosesi dilanjutkan dengan penyerahan piala bergilir dari juara Pupuk Kaltim Cup 2025 kepada panitia pelaksana 2026 serta pengundian pertandingan.
Laga perdana kemudian langsung dimainkan dengan mempertemukan Kelurahan Guntung melawan Kelurahan Berbas Tengah.
Turnamen yang berlangsung selama sembilan hari ini menjadi kesempatan bagi masing-masing kelurahan untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus menjaga semangat sportivitas sepanjang kompetisi.
Pembukaan Pupuk Kaltim Cup 2026 turut disaksikan Dandim 0908/Bontang Letkol Inf Ardiansyah, Kepala Kejaksaan Negeri Bontang Beni Putra, dan Kabag Ren Polres Bontang AKP Bejo Haryanto.
Hadir pula Ketua Komisi A DPRD Kota Bontang Heri Keswanto, Ketua Komisi C DPRD Kota Bontang Alfin Rausan Fikry, Kepala KPPBC Tipe Madya Pabean C Bontang Yusi Riza, Sekretaris Perusahaan PT Pupuk Kaltim Anggono Wijaya bersama jajaran manajemen, panitia, wasit, dan ofisial.(*)
Tidak ada komentar