
BALIKPAPAN – Operasi pemberantasan narkoba yang dilakukan Ditresnarkoba Polda Kalimantan Timur di kawasan Gunung Bugis, Kelurahan Baru Ulu, Balikpapan Barat, mendapat dukungan dari pemerintah kecamatan, kelurahan, hingga DPRD Kota Balikpapan.
Operasi tersebut dinilai menjadi langkah penting untuk menciptakan rasa aman sekaligus memutus mata rantai peredaran narkoba yang selama ini menjadi persoalan di kawasan tersebut.
Camat Balikpapan Barat, Irvan Dahri, mengapresiasi langkah kepolisian. Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan rasa nyaman kepada masyarakat, khususnya warga Kelurahan Baru Ulu.
“Adanya kegiatan ini dapat memberikan kenyamanan buat warga sendiri, khususnya di Kelurahan Baru Ulu,” kata Irvan, Jumat (16/10/2026).
Menurut Irvan, kawasan RT 10 Baru Ulu, termasuk Gunung Bugis, selama ini kerap mendapat stigma sebagai wilayah yang berkaitan dengan persoalan peredaran narkoba.
Karena itu, pemerintah kecamatan dan kelurahan terus membangun koordinasi dengan kepolisian untuk menjaga keamanan serta menciptakan lingkungan yang kondusif bagi masyarakat.
“Kami terus berkoordinasi dengan kepolisian. Kelurahan juga tentunya dapat memberikan rasa nyaman buat warga,” ujarnya.
Dukungan juga datang dari anggota DPRD Kota Balikpapan daerah pemilihan Balikpapan Barat, Hj Muliati. Ia menyambut positif operasi yang kembali dilakukan Polda Kaltim di kawasan Gunung Bugis.
Muliati mengatakan, persoalan narkoba di kawasan tersebut sudah lama menjadi perhatian masyarakat. Karena itu, menurutnya, diperlukan langkah nyata yang dilakukan secara konsisten.
“Saya sebagai wakil rakyat merasa bersyukur dan memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya dengan kerja sama ini. Gunung Bugis sudah terkenal dari beberapa tahun yang lalu,” kata Muliati.
Ia berharap operasi kepolisian memberikan dampak positif bagi warga Gunung Bugis dan wilayah sekitarnya. Perlindungan terhadap anak-anak dan generasi muda menjadi salah satu perhatian utama.
“Mudah-mudahan dengan seperti ini, yang ketiga kalinya, bisa memberikan manfaat bagi Gunung Bugis dan sekitarnya, terkhusus di Kecamatan Balikpapan Barat, Kelurahan Baru Ulu, supaya anak-anak di bawah umur tidak terkena narkoba,” ujarnya.
Lurah Baru Ulu, Abbas, juga menyampaikan apresiasi kepada Polda Kaltim atas langkah penindakan yang dilakukan di wilayahnya.
Menurutnya, selama ini pemerintah kelurahan lebih banyak mengedepankan upaya pencegahan melalui sosialisasi kepada masyarakat mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba. Karena itu, penindakan langsung oleh aparat dinilai menjadi langkah yang melengkapi upaya pencegahan tersebut.
“Kami dari pemerintahan hanya memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang bahaya narkoba. Namun, tindakan yang dilakukan beberapa hari ini menjawab tanggapan masyarakat dengan serius dan luar biasa,” ujar Abbas.
Ia berharap operasi pemberantasan narkoba tidak berhenti pada kegiatan kali ini. Penindakan secara berkelanjutan dinilai penting untuk menekan peredaran narkoba, baik yang melibatkan pengguna maupun jaringan pengedar.
“Harapan kami bisa berlanjut sehingga dapat mewujudkan wilayah Kelurahan Baru Ulu khususnya, Balikpapan Barat dan Kota Balikpapan secara menyeluruh menjadi kondusif dan insya Allah zero narkoba,” katanya.
Dukungan dari pemerintah wilayah dan DPRD tersebut memperkuat sinergi antara kepolisian dan pemerintah daerah dalam menangani persoalan narkoba.
Upaya pemberantasan dinilai perlu berjalan beriringan dengan pencegahan dan edukasi masyarakat. Dengan pendekatan tersebut, lingkungan yang rawan narkoba diharapkan dapat ditangani sekaligus mencegah anak-anak dan generasi muda terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika. (*)
Tidak ada komentar