
Nekat! Pria di Kukar Kaltim Adang Truk Tambang Pakai Parang, Siap Potong Tangan SopirKukar — Malam-malam di jalan hauling PT Batuah Energi Prima (BEP), Desa Batuah, Kecamatan Loa Janan, Kutai Kartanegara, sempat berubah mencekam. Bukan karena jalan berlubang atau longsor, melainkan karena ulah seorang pria dan seutas tali rapiah.
Namanya Y (31), pria yang nekat menghadang truk-truk tambang batu bara hanya dengan membentangkan tali sepanjang 14 meter di tengah jalur vital itu. Tapi bukan talinya yang membuat sopir-sopir gentar — ancamannya yang membuat bulu kuduk berdiri.
“Siapa yang berani buka tali, saya potong tangannya,” begitu gertakan Y yang bergema hampir setiap malam.
Banyak sopir hanya bisa diam, takut mengambil risiko. “Kalau malam lewat situ, kami waswas. Tiba-tiba dia muncul, pasang tali, bawa parang. Kami serba salah, mau lewat takut, mau putar balik juga susah,” cerita salah satu sopir truk yang enggan disebut namanya.
Ulah Y tak hanya mengganggu kelancaran aktivitas perusahaan tambang, tapi juga mengancam keselamatan banyak orang. Warga yang resah akhirnya melapor ke polisi.
Beruntung, laporan itu cepat ditindak. Jumat malam, 9 Mei 2025, sekitar pukul 21.25 WITA, tim Opsnal Jatanras Polda Kalimantan Timur bergerak sigap. Y berhasil ditangkap di kawasan PT BEP. Dari tangannya, polisi menyita satu bilah parang sepanjang 70 sentimeter, tiga gulung tali rapiah, dan satu unit gawai.
“Modus pelaku sangat meresahkan. Ia menghadang kendaraan hauling lalu mengancam sopir-sopir. Aksinya mengganggu aktivitas perusahaan dan membahayakan keselamatan,” jelas Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Pol Yuliyanto, Minggu (11/5/2025).
Yang mengejutkan, Y bukan orang baru di dunia kriminal. Ia adalah residivis kasus penganiayaan. “Penangkapan ini berkat laporan masyarakat. Kami apresiasi kerja sama warga,” tambah Kombes Yuliyanto.
Kini, Y harus kembali berurusan dengan hukum. Ia diamankan di Mapolda Kaltim dan dijerat dengan pasal pemerasan, pengancaman, serta kepemilikan senjata tajam.
Kombes Pol Yuliyanto mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melapor jika menemukan kejadian serupa. “Kami siap menindaklanjuti setiap laporan demi menjaga keamanan dan ketertiban bersama,” tegasnya.
Truk-truk pun kini bisa melintas lebih tenang. Jalan hauling BEP kembali aman, setelah teror tali dan parang itu berakhir di tangan aparat. [IR]
8 bulan lalu
[…] manis yang ditawarkan M (35), perempuan asal Kelurahan Muara Jawa Pesisir, Kecamatan Muara Jawa, Kukar. Ritualnya sederhana, tapi tipu dayanya tak sederhana: cukup baskom plastik, mukena, dan bualan […]
8 bulan lalu
[…] – Derita panjang warga Desa Purwajaya, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), mulai ditangani secara serius. Longsor besar yang menutup aliran sungai dan menyebabkan […]