
BALIKPAPAN — Kebakaran melanda kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Senayan, RT 080, Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Balikpapan Tengah, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (22/10/2026) siang. Seorang perempuan lanjut usia berinisial S (72) meninggal dunia setelah terjebak di dalam rumah yang terbakar.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan, Usman Ali, mengatakan korban berada seorang diri di dalam rumah saat kebakaran terjadi. Korban diketahui menderita stroke dan tinggal di bangunan yang sebagian besar berbahan kayu.
“Informasi sementara dari masyarakat, korban sedang memasak dan berada seorang diri di rumah. Sementara anggota keluarga yang menempati bagian rumah sebelah sedang berada di luar,” ujar Usman di lokasi kejadian.
Menurut Usman, anggota keluarga sempat berupaya masuk untuk menyelamatkan korban. Namun, kobaran api yang cepat membesar membuat upaya evakuasi tersebut tidak berhasil.
Kencangnya angin dan material bangunan yang mudah terbakar diduga membuat api cepat menjalar. Kondisi itu juga menyulitkan warga mendekati rumah untuk menolong korban.
BPBD Balikpapan menerima laporan kebakaran sekitar pukul 14.07 Wita. Petugas kemudian mengerahkan delapan unit armada pemadam kebakaran ke lokasi untuk melakukan pemadaman.
Operasi penanganan kebakaran turut mendapat dukungan personel TNI dan Polri. Namun, petugas menghadapi sejumlah kendala karena titik kebakaran berada di kawasan permukiman padat penduduk.
Akses jalan yang relatif sempit membuat mobil pemadam kebakaran tidak leluasa bergerak mendekati titik api. Di tengah kondisi tersebut, api dengan cepat melalap bangunan rumah yang sebagian besar terbuat dari kayu.
Korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah terjebak di dalam rumah yang terbakar.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan kepolisian. Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan sumber api dan mengetahui bagaimana kebakaran bermula.
Usman menegaskan, informasi bahwa korban sedang memasak saat kebakaran terjadi masih sebatas keterangan awal yang diperoleh dari masyarakat.
“Untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Informasi awal mengenai korban sedang memasak masih berdasarkan keterangan warga,” katanya.
Ia mengimbau masyarakat Balikpapan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama dengan memastikan kondisi instalasi listrik dan peralatan memasak tetap aman.
Warga juga diminta memeriksa peralatan memasak sebelum meninggalkan rumah serta tidak membakar sampah sembarangan karena berpotensi memicu kebakaran.
Usman mengingatkan, langkah pencegahan perlu dilakukan sejak dini agar potensi kebakaran dapat diantisipasi sebelum api membesar dan mengancam keselamatan penghuni maupun warga sekitar. (*)
Tidak ada komentar