

KUTAI TIMUR — Sebanyak 60 pemuda dari berbagai kecamatan di Kutai Timur (Kutim) mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Youth Digital Skill Program 2025, yang digelar di Gedung Agra, Jalan Yos Sudarso 3, Sangatta, Kamis (27/11/2025) pagi.
Kegiatan ini mengusung tema “Meningkatkan Kompetensi Pemuda dalam Desain dan Media Sosial untuk Promosi UMKM Kearifan Lokal”, dan dibuka oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutim, Basuki Isnawan, mewakili Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, yang berhalangan hadir.
Basuki menegaskan pentingnya peran pemuda sebagai pilar pembangunan dan motor penggerak ekonomi daerah. Menurutnya, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) pemuda menjadi langkah strategis untuk mendorong generasi muda berperan aktif dalam kemajuan Kutim.
“Masih banyak pemuda yang terpaku mencari pekerjaan, padahal peluang membuka usaha terbuka lebar. Pemerintah telah menyiapkan ruang dan kesempatan untuk mereka yang ingin mencoba,” ujar Basuki.
Pelatihan ini menitikberatkan pada penguasaan identitas digital, mulai dari personal branding hingga strategi promosi produk UMKM berbasis kearifan lokal. Basuki menyebut, tanpa pembinaan, pemuda kerap bingung memulai langkah digital mereka.
“Hari ini kami membimbing mereka dari awal, agar punya arah dan strategi yang jelas,” tambahnya.
Selain sebagai pelatihan, kegiatan ini juga menjadi wadah kolaborasi dan tukar gagasan antar peserta, sekaligus upaya mencegah pemuda terjerumus ke kegiatan negatif. Dispora Kutim memastikan bimbingan tidak berhenti setelah sesi selesai; para peserta akan terus dipantau dan didampingi untuk menerapkan ilmu yang diperoleh.
Selama dua hari, peserta dibimbing oleh dua narasumber profesional di bidang desain dan media sosial, yakni Muflih Alhafidy dan Zulfatun Mahmuda, yang memberikan perspektif baru mengenai pentingnya kompetensi digital untuk mendukung promosi UMKM lokal.
Dengan program ini, Pemkab Kutim berharap lahir lebih banyak kreator muda dan pelaku usaha baru yang tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu menciptakan peluang dan bersaing di era digital. (Adv)
Tidak ada komentar