Derita itu Datang dari Patung

Admin
4 Sep 2023 07:46
Gaya 0
6 menit membaca

Derita itu Datang dari Patung oleh Maghfirudin A.A (Mubaligh Bontang)

Saat ini kondisi rakyat Indonesia sedang dilanda tingginya angka stunting, yaitu masalah gizi kronis akibat kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu panjang. Sehingga mengakibatkan terganggunya pertumbuhan pada anak. Stunting juga menjadi salah satu penyebab tinggi badan anak terhambat, sehingga lebih rendah dibandingkan anak-anak seusianya. Laporan Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat,  data Februari 2023 masih ada 7,99 juta pengangguran di Indonesia. Di tengah berbagai permasalahan bangsa tersebut, justru pemerintah berencana membangun patung Soekarno setinggi 100  meter dengan dana yang diperlukan mencapai Rp 20  Triliun. Penulis menjadi heran. Apa tidak sebaiknya digunakan untuk memberi tambahan gizi bagi anak-anak yang mengalami stunting, dan membuka lapangan kerja baru bagi anak bangsa di negeri ini.

Pandangan Islam tentang Patung

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

كُلُّ ‌مُصَوِّرٍ فِي النَّارِ، يُجْعَلُ لَهُ بِكُلِّ صُورَةٍ صَوَّرَهَا نَفْسٌ تُعَذِّبُهُ فِي جَهَنَّمَ فَإِنْ كُنْتَ لَا بُدَّ فَاعِلًا، فَاجْعَلِ ‌الشَّجَرَ وَمَا لَا نَفْسَ لَهُ

“Setiap tukang gambar kelak ada di neraka. Setiap gambar yang dia buat akan diberi jiwa yang akan mengazab dirinya di Neraka Jahanam. Karena itu jika kamu terpaksa harus menggambar, gambarlah pohon dan apa saja yang tidak memiliki jiwa.” (HR Ahmad).

Dalam sabda Beliau yang lain:

إِنَّ الَّذِّيْنَ يَصْنَعُوْنَ هَذِهِ الصُّوَرَ يُعَذَّبُوْنَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ، يُقَالُ لَهُمْ:  أَحْيُوْا مَا خَلَقْتُمْ

“Sungguh orang-orang yang membuat gambar-gambar (makhluk bernyawa) ini akan diazab pada Hari Kiamat dan akan dikatakan kepada mereka, Hidupkanlah apa yang kalian buat ini!” (HR al-Bukhari dan Muslim).

Bahkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah memerintahkan Ali bin Abi Thalib ra dalam satu ekspedisi militer untuk menghancurkan patung-patung yang ia temui:

لاَ تَذَرْ تِمْثَالاً إِلاَّ هَدَمْتَهُ، وَ لاَ صُورَةً إِلاَّ طَمَسْتَهَا، وَ لاَ قَبْراً مُشْرِفًا إِلاَّ سَوَيْتَهُ

“Janganlah engkau tinggalkan patung kecuali engkau hancurkan. Janganlah engkau tinggalkan gambar kecuali engkau hapus. Janganlah engkau tinggalkan kuburan yang ditinggikan kecuali engkau ratakan.” (HR Muslim).

Hadits-hadits di atas  menjelaskan dengan sangat gamblang larangan tashwiir. Yakni menggambar, memahat juga membuat patung setiap makhluk bernyawa. Apakah itu dibuat di atas kertas, kulit, tembok, koin, dan sebagainya. Hal ini sejalan dengan pendapat, Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili dalam bukunya, Al-Fiqh al-Islaami wa Adillatuhu, menyimpulkan bahwa para ulama bersepakat atas keharaman membuat gambar dan patung makhluk bernyawa, baik hewan maupun manusia, juga haram meletakkannya di mana pun

Faedah Pengharaman Patung

Kisah nyata di bawah ini bisa di jadikan pertimbangan bagi para pembaca. Ada sebuah keluarga yang hidup dengan bahagia, memiliki 1 anak laki-laki dan 1 anak perempuan, berlimpah harta dan penghormatan dari teman serta kerabat. Sebut saja inisialnya AF, ia bekerja di salah BUMN di Kota Bontang. Karena kedudukan dan jabatan yang tinggi di BUMN, AF sering mendapatkan kesempatan untuk jalan-jalan keluar negeri. Sampailah masa ia mendapatkan tugas di negeri gajah putih, di negeri ini ia mendapatkan sambutan yang luar biasa dari para kolega. Ajakan untuk keliling negeri gajah putih oleh kolega di sambut dengan suka cita. Bersama kolega keduanya  menyusuri jalan-jalan di Thailand.

Setelah seminggu tinggal di Negeri Gajah Putih, ia kembali pulang ke Indonesia. Sebagai bentuk penghormatan kepadanya, maka koleganya di Thailand memberi oleh-oleh berupa souvenir. Sesampainya di rumah, suvenir ini berisi 2 patung gajah yang terlihat cantik. Menurut AF 2 patung gajah ini cocok di jadikan dekorasi di rumah. Sang istri sebenarnya sudah tidak setuju patung tersebut diletakkan antara ruang tamu dan ruang keluarga, karena sejak awal membuka patung tersebut, tiba-tiba bulu kuduknya berdiri. Tapi semua itu di tepis oleh sang suami, terlebih-lebih ketika mereka mengecek harganya cukup mahal. Singkat cerita patung itu menjadi bagian dari keluarga tersebut.

Hari berganti minggu, minggu berganti bulan, dan bulan berganti tahun. Keluarga tersebut mulai ada riak-riak perselisihan di antara mereka. Terkadang perselisihan antar suami dengan istri, suami dengan anak laki-lakinya atau dengan anak perempuan. Konflik internal sering terjadi di dalam keluarga tersebut, sehingga anak-anak mereka memilih tinggal berjauhan dengan kedua orang tuannya, dengan alasan mencari tempat tinggal yang dekat tempat kedua anak menuntut ilmu. Sebagai seorang manajer pemasaran di perusahaan BUMN, AF sering pulang malam karena kesibukannya.

Sampai satu siang, AF diantarkan pulang oleh stafnya karena mengalami sakit perut. Istri AF membuatkan minuman hangat dan menamani suaminya berbaring di kamar tidur. Sakit AF tidak kunjung hilang, segera keduanya pergi ke rumah sakit yang di miliki oleh perusahaan BUMN. Kebetulan jarak rumah sakit tk jauh dari tempat tinggal mereka. Setelah memeriksa AF, dokter memberi obat penghilang nyeri lambung dan menyarankan untuk mengambil cuti tiga hari agar segera pulih dan sehat kembali.

Sebulan setelah kejadian AF diantar pulang oleh stafnya, kejadian seperti itu kembali terjadi. AF lagi-lagi harus di pulangkan setelah ia mengalami sakit perut saat rapat dengan jajaran direksi di perusahaan BUMN. Setelah kejadian ini, AF sering mondar-mandir ke rumah sakit milik BUMN. Bahkan dirujuk ke rumah sakit yang lebih lengkap fasilitasnya. Hanya saja, setiap dokter yang memeriksa selalu berbeda diagnosa terkait penyakit yang di derita AF.

Sampai suatu kesempatan, istri AF mengikuti kajian Tibbun Nabawi di masjid sekitar tempat mereka bekerja. Di sinilah penulis bertemu dengan istri AF. Ketika berkonsultasi terkait penyakit yang diderita suaminya, akhirnya kami sepakat untuk melakukan rukyah di rumah AF. Begitu sampai di rumah AF dan, dipersilahkan masuk, penulis sudah merasakan hawa dan aura negatif di ruang tamu. Rumah itu lapang ruang tamunya, banyak koleksi di etalase dari beberapa negara di kawasan Eropa, Jepang Dan Asia. Pada saat di persilahkan masuk ke kamar AfF penulis merasakan getaran aura negatif semakin kuat.

Sesaat di bacakan ayat rukyah, AF mulai bereaksi tidak nyaman dan berusaha menutup telinganya. Selama 30 menit, AF hanya berusaha menghindar dari sentuhan penulis saat merukyah. Penulis mencoba memanggil jin yang ada dalam tubuh AF untuk diajak dialog. Sesaat kemudian terdengar jawaban dari mulut AF yang bahasanya tidak penulis pahami, ternyata itulah bahasa Thailand. Rukyah berjalan 1 jam lebih, baru AF mulai berangsur-angsur tenang dan sadar.

Penulis jelaskan jika selama ini ada setan yang mengganggu keluarga tersebut sehingga membuat AF dan keluarga sering ada masalah dengan keluarga ataupun kesehatan mereka. Kemudian penulis bertanya apakah ada barang-barang yang mereka miliki dari Thailand. Spontan keduanya saling berpandangan dan mengatakan ada. Tak berapa lama istri AF membawahkan benda seperti patung dengan berbagai ukuran  dari yang kecil sampai besar, termasuk patung gajah AF yang didapatkan dari Kolega di Thailand. Kemudian penulis meminta agar barang tersebut diantarkan ke rumah untuk dimusnahkan.

Selang tiga hari penulis datangi lagi rumah AF, Alhamdulillah atas izin Allah, AF kembali normal sehat. Sebulan setelah kejadian tersebut,  istri AF menceritakan bahwa AF sudah sehat dan tidak kalah pentingnya bahwa kedekatan dia dengan anak-anaknya kembali normal. AF dan Istrinya baru menyadari bahwa patung gajah dari Thailand sumber masalah di keluarga mereka.

Maka amat miris jika negeri Indonesia yang mayoritas Muslim ini justru warga dan pemerintahnya,  merencanakan membangun patung Soekarno setinggi 100  meter serta Kota Mandiri di Kabupaten Bandung. Dengan dana yang diperlukan mencapai Rp 20 Triliun. Padahal membangun patung yang jelas telah diharamkan oleh syariah Islam dan membawa derita juga petaka bagi orang-orang di sekitarnya. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

@media print { .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } } .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } .c-also-read { display: none !important; } .single-post figure.post-image { margin: 30px 0 25px; } #pf-content img.mediumImage, #pf-content figure.mediumImage { display: none !important; }
news-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

slot mahjong

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

SLOT THAILAND

psda 438000021

psda 438000022

psda 438000023

psda 438000024

psda 438000025

psda 438000026

psda 438000027

psda 438000028

psda 438000029

psda 438000030

psda 438000031

psda 438000032

psda 438000033

psda 438000034

psda 438000035

psda 438000036

psda 438000037

psda 438000038

psda 438000039

psda 438000040

psda 438000041

psda 438000042

psda 438000043

psda 438000044

psda 438000045

psda 438000046

psda 438000047

psda 438000048

psda 438000049

psda 438000050

psda 438000051

psda 438000052

psda 438000053

psda 438000054

psda 438000055

psda 438000056

psda 438000057

psda 438000058

psda 438000059

psda 438000060

psda 438000061

psda 438000062

psda 438000063

psda 438000064

psda 438000065

cuaca 638000086

cuaca 638000087

cuaca 638000088

cuaca 638000089

cuaca 638000090

cuaca 638000091

cuaca 638000092

cuaca 638000093

cuaca 638000094

cuaca 638000095

cuaca 638000096

cuaca 638000097

cuaca 638000098

cuaca 638000099

cuaca 638000100

article 710000101

article 710000102

article 710000103

article 710000104

article 710000105

article 710000106

article 710000107

article 710000108

article 710000109

article 710000110

article 710000111

article 710000112

article 710000113

article 710000114

article 710000115

article 710000116

article 710000117

article 710000118

article 710000119

article 710000120

article 710000121

article 710000122

article 710000123

article 710000124

article 710000125

article 710000126

article 710000127

article 710000128

article 710000129

article 710000130

article 710000131

article 710000132

article 710000133

article 710000134

article 710000135

article 710000136

article 710000137

article 710000138

article 710000139

article 710000140

article 999990036

article 999990037

article 999990038

article 999990039

article 999990040

article 999990041

article 999990042

article 999990043

article 999990044

article 999990045

article 999990046

article 999990047

article 999990048

article 999990049

article 999990050

article 999990051

article 999990052

article 999990053

article 999990054

article 999990055

article 999990056

article 999990057

article 999990058

article 999990059

article 999990060

article 999990061

article 999990062

article 999990063

article 999990064

article 999990065

cuaca 898100116

cuaca 898100117

cuaca 898100118

cuaca 898100119

cuaca 898100120

cuaca 898100121

cuaca 898100122

cuaca 898100123

cuaca 898100124

cuaca 898100125

cuaca 898100126

cuaca 898100127

cuaca 898100128

cuaca 898100129

cuaca 898100130

cuaca 898100131

cuaca 898100132

cuaca 898100133

cuaca 898100134

cuaca 898100135

article 868100071

article 868100072

article 868100073

article 868100074

article 868100075

article 868100076

article 868100077

article 868100078

article 868100079

article 868100080

article 868100081

article 868100082

article 868100083

article 868100084

article 868100085

article 868100086

article 868100087

article 868100088

article 868100089

article 868100090

article 888000081

article 888000082

article 888000083

article 888000084

article 888000085

article 888000086

article 888000087

article 888000088

article 888000089

article 888000090

article 888000091

article 888000092

article 888000093

article 888000094

article 888000095

article 888000096

article 888000097

article 888000098

article 888000099

article 888000100

article 328000646

article 328000647

article 328000648

article 328000649

article 328000650

article 328000651

article 328000652

article 328000653

article 328000654

article 328000655

article 328000656

article 328000657

article 328000658

article 328000659

article 328000660

news-1701