Minggu, 26 Apr 2026

Bikin Bangga, Gadis asal Kaltim Ini jadi Delegasi Indonesia di UN75 Youth Plenary

Suriadi Said
7 Apr 2021 22:44
Warta 0
4 menit membaca

SAMARINDA – Kalimantan Timur (Kaltim) patut berbangga, karena salah satu remaja putri kelahiran Samarinda mejadi delegasi Indonesia dalam United Nation 75 youth plenary, beberapa waktu lalu bersama 11 pemuda lainnya.

Adalah Nor Anisa, gadis kelahiran Samarinda, 29 Mei 1996 silam , mengikuti United Nations (UN) 75 Youth Plenary yang dilangsungkan secara virtual, di mana diskusi dipimpin dan digerakkan oleh pemuda yang disiarkan langsung di TV Web PBB dan saluran media sosial milik PBB.

Dalam kegiatan yang mengusung tema The Future We Want, The UN We Need: The Future of Multilateralism, Nor Anisa  mengisi sesi digital and technologies impact; di sesi ini saya membuat policy recomendation terkait pendekatan teknologi dalam meningkatkan paltform lapangan pekerjaan sektor informal seperti sharing economy, fintech.

Kata Nisa, di forum itu dirinya mendorong adanya subsidi pemerintah lokal untuk memberikan fasilitas internet dan kebutuhan sekolah jarak jauh di Kawasan Afrika Selatan. Sebab, Afrika Selatan saat ini mengalami krisis pelayanan publik dan internet yang diperburuk dalam situasi covid 19, berbeda dengan  Indonesia yang sudah cukup baik jika dibandingkan dengan negara-negara tersebut. Saat ini di Indonesia sudah memiliki subisidi khususnya anak anak sekolah.

Dikisahkan mahasiswi tingkat akhir di Universitas Mulwarman ini,  di ajang tersebut tak terlepas dari keikutsertaannya sebagai delegasi Republik Indonesia yang dipilih oleh kemenpora dan perutusan tetap republik New York untuk kegiatan Ecosoc Youth forum 2019 di PBB new York, da, sejak saat itu dirinya menjadi mitra Kemenpora.

“Saya termemotivasi untuk mengikuti program ini karena partisipasi anak anak daerah yang dari Kalimantan masih sangat minim untuk mengikuti platform pemuda global kalo dibandingkan dengan pemuda lainnya. Jadi saya mau orang tahu bahwa pemuda Kaltim bisa setara dengan pemuda Indonesia dan dunia lainnya,” urainya.

Untuk itu, Anisa yang juga masih menjabat sebagai Koordinator Aksi Pemuda Indonesia oleh United Nations Conference on Trade and Development sejak tahun 2018, saat ini sedang mengembangkan platform pemuda Asean bersama delegasi lain untuk membahas isu-isu pemulihan Covid-19 baik teknologi, ekonomi maupun pendidikan paska new normal yang tentu di dukung pula Kemenpora.

“Rasanya bersyukur sekali bisa menjadi satu dari 12 pemuda yang mewakili Indonesia  karena dari dulu saya selalu bangga mewakili kaltim diantara teman Indonesia atau teman internasional, saya banyak belajar dan beruntung bisa bertemu menteri Indonesia, menteri di beberapa negara dan saya menjelaskan ” east Kalimantan has diversity of culture and we are oldest kingdom of hinduism in Indonesia” (Kalimantan Timur memiliki keragaman budaya dan Kaltim memiliki kerajaan tertua hindu di Indonesia,red) yakni di Kutai kartanegara,” akunya bangga.

Di samping itu, Kaltim memiliki sektor pembangunan seperti pertambangan, sawit dan memiliki pesut. Dia pun senang walaupun hanya bisa menyampaikan pesan singkat dalam percakapan. Tapi, setidaknya dia mengaku ada upaya mengubah stigma orang di luar sana yang menganggap Kaltim hanyalah hutan dan sungai.

Dirinya pun berharap pemuda Kaltim untuk optimistis dan terus berambisi. Sebab, kalau tidak berambisi, mau jadi apa pemuda di masa depan. Harus punya skill dan wawasan global dan menerapkan motto “thinking globally Action locally”, berpikir secara global bertindak secara lokal. Sebab, pemerintah, apalagi di daerah tentu memiliki pemikiran terbatas dalam mengembangkan inovasi jadi kita perlu mengeksplor di luar sana.

Nisa yang juga berprofesi sebagai peneliti ini mengungkapkan sejumlah harapan untuk pemuda khususnya untuk tetap meningkat kan literasi digital saat ini dan kedepan hari karena situasi seperti sekarang maupun akan mendatang semua akan serba digital. Namun, digital tidak hanya tentang kemajuan saja tapi tantangan yakni ketika pemuda tidak bisa mempersiapkan keterampilan dengan baik maka akan kehilangan pekerjaan.

“Saat ini, pabrik, perbankan, pendidikan akan menggunakan teknologi. Jadi diusahakan kita harus kritis, karena dengan kita kritis kita bisa memiliki public speaking, analisa permasalahan yg baik kita mampu bersaing dengan teknologi karena teknologi dan digital hanya lah sebuah sistem yg bisa mengerjakan pekerjaan secara berulang dan tidak mampu memiliki rasa empati,” urai Nisa.

Terakhir putri dari Muhammad Salim dan Ida Mathelda ini menginovasi pemuda agar sebaik mungkin memanfaatkan teknologi, sehingga anak muda lah yang mengendalikan teknologi, bukan teknologi yang mengendalikan manusia. **

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

@media print { .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } } .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } .c-also-read { display: none !important; } .single-post figure.post-image { margin: 30px 0 25px; } #pf-content img.mediumImage, #pf-content figure.mediumImage { display: none !important; }
news-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

sabung ayam online

sabung ayam online

judi bola online

sabung ayam online

judi bola online

slot mahjong ways

slot mahjong

sabung ayam online

judi bola

live casino

sabung ayam online

judi bola

live casino

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

SLOT THAILAND

post 138000906

post 138000907

post 138000908

post 138000909

post 138000910

post 138000911

post 138000912

post 138000913

post 138000914

post 138000915

post 138000916

post 138000917

post 138000918

post 138000919

post 138000920

post 138000921

post 138000922

post 138000923

post 138000924

post 138000925

cuaca 228000651

cuaca 228000652

cuaca 228000653

cuaca 228000654

cuaca 228000655

cuaca 228000656

cuaca 228000657

cuaca 228000658

cuaca 228000659

cuaca 228000660

cuaca 228000661

cuaca 228000662

cuaca 228000663

cuaca 228000664

cuaca 228000665

cuaca 228000666

cuaca 228000667

cuaca 228000668

cuaca 228000669

cuaca 228000670

cuaca 228000671

cuaca 228000672

cuaca 228000673

cuaca 228000674

cuaca 228000675

cuaca 228000676

cuaca 228000677

cuaca 228000678

cuaca 228000679

cuaca 228000680

cuaca 228000681

cuaca 228000682

cuaca 228000683

cuaca 228000684

cuaca 228000685

cuaca 228000686

cuaca 228000687

cuaca 228000688

cuaca 228000689

cuaca 228000690

cuaca 228000691

cuaca 228000692

cuaca 228000693

cuaca 228000694

cuaca 228000695

cuaca 228000696

cuaca 228000697

cuaca 228000698

cuaca 228000699

cuaca 228000700

cuaca 228000701

cuaca 228000702

cuaca 228000703

cuaca 228000704

cuaca 228000705

cuaca 228000706

cuaca 228000707

cuaca 228000708

cuaca 228000709

cuaca 228000710

post 238000581

post 238000582

post 238000583

post 238000584

post 238000585

post 238000586

post 238000587

post 238000588

post 238000589

post 238000590

post 238000591

post 238000592

post 238000593

post 238000594

post 238000595

post 238000596

post 238000597

post 238000598

post 238000599

post 238000600

post 238000601

post 238000602

post 238000603

post 238000604

post 238000605

post 238000606

post 238000607

post 238000608

post 238000609

post 238000610

info 328000551

info 328000552

info 328000553

info 328000554

info 328000555

info 328000556

info 328000557

info 328000558

info 328000559

info 328000560

info 328000561

info 328000562

info 328000563

info 328000564

info 328000565

info 328000566

info 328000567

info 328000568

info 328000569

info 328000570

berita 428011461

berita 428011462

berita 428011463

berita 428011464

berita 428011465

berita 428011466

berita 428011467

berita 428011468

berita 428011469

berita 428011470

berita 428011471

berita 428011472

berita 428011473

berita 428011474

berita 428011475

berita 428011476

berita 428011477

berita 428011478

berita 428011479

berita 428011480

berita 428011481

berita 428011482

berita 428011483

berita 428011484

berita 428011485

berita 428011486

berita 428011487

berita 428011488

berita 428011489

berita 428011490

kajian 638000036

kajian 638000037

kajian 638000038

kajian 638000039

kajian 638000040

kajian 638000041

kajian 638000042

kajian 638000043

kajian 638000044

kajian 638000045

kajian 638000046

kajian 638000047

kajian 638000048

kajian 638000049

kajian 638000050

kajian 638000051

kajian 638000052

kajian 638000053

kajian 638000054

kajian 638000055

kajian 638000056

kajian 638000057

kajian 638000058

kajian 638000059

kajian 638000060

kajian 638000061

kajian 638000062

kajian 638000063

kajian 638000064

kajian 638000065

article 788000031

article 788000032

article 788000033

article 788000034

article 788000035

article 788000036

article 788000037

article 788000038

article 788000039

article 788000040

article 788000041

article 788000042

article 788000043

article 788000044

article 788000045

article 788000046

article 788000047

article 788000048

article 788000049

article 788000050

article 788000051

article 788000052

article 788000053

article 788000054

article 788000055

article 788000056

article 788000057

article 788000058

article 788000059

article 788000060

article 788000061

article 788000062

article 788000063

article 788000064

article 788000065

article 788000067

article 788000068

article 788000069

article 788000070

article 788000071

article 788000072

article 788000073

article 788000074

article 788000075

article 788000076

news-1701