Bocah 7 Tahun di Sangatta Tewas Diterkam Buaya

oleh -13 views
Bocah 7 Tahun di Sangatta Tewas Diterkam Buaya
Ilustrasi (Pixabay)

newsborneo.id – Seorang bocah berinisial MD (7) di Sangatta, Kutai Timur, tewas diterkam buaya pada Minggu (20/11) sore. Kejadiannya saat korban sedang berenang bersama rekan-rekannya di pinggir Pantai Teluk Lombok, Desa Sangkima, Kecamatan Sangatta Selatan.

“Lokasinya tidak jauh dari rumah korban, tepatnya di depan rumah,” ungkap Kapolsek Sangatta Utara AKP Rihard Nixon Sihombing melalui keterangan, Senin (21/11).

Saat asyik berenang, korban tiba-tiba berada di dekat perahu milik ayahnya yang tambat di dekat lokasi mereka bermain. Tak berselang lama, lanjut AKP Richard, korban tiba-tiba menghilang.

Kejadian tersebut disadari Murni, salah seorang rekan korban yang saat itu sedang berada di pantai. “Dia menanyakan kepada teman-teman korban, namun mereka menjawab tak mengetahui keberadaan korban,” bebernya.

Namun, salah seorang teman MD sempat menyahut mengira korban sedang menyelam. Menyadari korban hilang, mereka memutuskan untuk mencari rekannya tersebut di sekitar perahu milik ayah MD. Baru sekitar 100 meter mencari, mereka dikagetkan tubuh MD sudah berada di air.

Tubuh korban mengapung, tenggelam, kemudian timbul kembali. Tak sampai di situ, mereka juga dikejutkan sesosok makhluk dari bawah air yang terlihat menarik tubuh korban.

Menyadari sosok mengerikan tersebut adalah seekor buaya, mereka teriak dan meminta tolong kepada warga. Selain itu, salah satu di antara mereka juga memberi tahu kejadian yang dilihat tadi kepada ayah MD.

Setelah mengetahui anaknya disambar buaya, bapak korban langsung menuju perahunya dan meyambangi lokasi terakhir anaknya diseret oleh buaya. Dia berputar-putar sebanyak tiga kali di lokasi tersebut namun tidak menemukan anaknya.

Sekira satu jam melakukan pencarian, akhirnya tubuh MD mengapung dengan sendirinya ke permukaan air dengan kondisi tidak sadarkan diri dan langsung dilarikan ke klinik milik PT Pertamina.

“Pada pukul 16.00 WITA korban tiba di klinik PT Pertamina dan langsung mendapat pertolongan pertama dari tim medis,” sebutnya.

Namun 15 menit kemudian, lanjut Richard, korban dinyatakan meninggal dunia. Rihard juga mengungkapkan korban MD tewas dengan luka gigitan buaya di bagian paha dan pinggang, serta terdapat luka di bagian kemaluan korban.

Terdapat luka bekas gigitan buaya di paha bagian depan sebelah kanan dan kiri. Kemudian luka di kemaluan korban dan di pinggang bagian belakang korban. Kini jenazah MD kemudian dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan, Senin (21/11/2022). (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.