285 Kilogram Sampah Terangkut dari Beras Basah

oleh -4 views
285 Kilogram Sampah Terangkut dari Beras Basah
Aksi pungut dan pilah sampah secara massal bertajuk “World Cleanup Day 2022” di Bontang,

newsborneo.id – Aksi pungut dan pilah sampah secara massal bertajuk “World Cleanup Day 2022” di Bontang, kembali dilaksanakan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bersama ratusan pegiat lingkungan dan bank sampah dari berbagi instansi dan komunitas.

Setelah sukses terlaksana di Taman Mangrove Berbas Pantai pada Jumat (16/9/2022) lalu dan Pantai Citra Lestari (Pantai Galau) Tanjung Laut Indah, Sabtu (17/9/2022).

Kali ini aksi dilanjutkan di salah satu destinasi wisata andalan Bontang, yakni Pulau Beras Basah, Kamis (22/9/2022). Bahkan dijadwalkan, aksi ini masih akan berlanjut Jumat (23/9/2022) besok di Selambai, Lok Tuan.

Kepala DLH Bontang, Heru Triatmojo melaporkan, dari hasil penimbangan sampah yang dilakukan saat aksi di Mangrove Berbas Pantai, terkumpul kurang lebih 600 kilogram sampah. Lalu saat di  Tanjung Laut Indah, terkumpul sekitar 100 kilogram.

Sedangkan di Beras Basah, terkumpul sekira 285 kilogram. Pihaknya berharap, lewat aksi ini, sampah di wilayah Bontang dapat berkurang dan pemilahan sampah semakin baik.

“Aksi ini juga mendukung Bontang sebagai kota wisata. Yang mana kemajuan sektor pariwisata pasti juga berbanding lurus dengan kebersihannya,” kata Heru saat memberikan sambutan di Aksi Pulau Beras Basah.

Banyaknya relawan yang ikut berpartisipasi, ditambah semakin meningkatnya jumlah bank sampah yang ada di Bontang, sambung Heru, tentu menunjukkan indikator pengelolaan sampah di Kota Taman semakin baik.

Apalagi aksi ini dilakukan serentak di berbagai kota dan negara di dunia. Tentu pihaknya bangga Bontang bisa menjadi salah satu kota yang ikut berpartisipasi.

“Aksi ini sudah ada sejak 2018 dan terus konsisten terlaksana hingga saat ini. Terima kasih atas partisipasi dan dukungan dari perusahaan. Termasuk PT Indominco Mandiri (IMM),” ucap Heru.

Sementara itu, Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkot Bontang, Lukman, yang turut membuka secara resmi aksi ini, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang telah menggagas kegiatan ini.

Kata Lukman, aksi World Cleanup Day merupakan perwujudan dalam meningkatkan kepedulian terhadap permasalahan sampah, serta menjadi sarana memupuk nilai cinta kasih terhadap masa depan bumi.

“Aksi ini sejalan dengan misi Pemkot Bontang sebagai kota yang berkelanjutan, layak huni, cerdas, serta berwawasan lingkungan melalui pemantapan ekonomi sosial budaya, infrastruktur, dan pelestarian lingkungan hidup,” urai pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris DPRD Bontang itu.

Aksi kali ini turut dihadiri Camat Bontang Selatan Kamsal, Lurah Bontang Lestari Andriyana, perwakilan Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dispopar), perwakilan perusahaan, serta para pegiat lingkungan. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.