Terminal Pasar Pagi Samarinda bakal Direvitalisasi, Usulkan Rp 4,4 Miliar lewat APBD 2023

oleh -6 views
Terminal Pasar Pagi Samarinda bakal Direvitalisasi, Usulkan Rp 4,4 Miliar lewat APBD 2023
Kondisi Terminal Tipe C Pasar Pagi di Jalan Gajah Mada, Kelurahan Pasar Pagi, Kecamatan Samarinda Kota memprihatinkan.

newsbornoe.id – Kondisi Terminal Pasar Pagi di Jalan Gajah Mada, Kelurahan Pasar Pagi, Kecamatan Samarinda Kota memprihatinkan. Tidak adanya area tunggu layaknya terminal, pedagang liar, hingga area jalan yang masih berupa jalan tanah, menampakkan kesah lusuh tidak termanfaat.

Kondisi itulah membuat Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda tengah mengusulkan program pengembangan terminal tersebut tahun depan. Kepala Dishub Samarinda Hotmarulitua Manalu menerangkan, selama ini terminal tersebut diperuntukkan angkot huruf G (tujuan Loa Janan Ilir), H (tujuan Pulau Atas, Sambutan) dan E (Bantuas, Palaran) dengan perkiraan penumpang mencapai 1.341 orang per bulan.

Kondisi saat ini di lahan seluas 1.655 meter persegi tersebut terdampak beberapa lapak pedagang liar bahkan setiap hari tidak sedikit yang parkir untuk nongkrong di sana, belum lagi menjadi area tambat bagi speedboat.  “Atas potensi ini makanya kami usulkan rencana pengembangan ke wali kota. Bahwa respons pimpinan juga cukup baik pada rapat Rabu (14/9/2022) lalu, selanjutnya akan dilakukan peninjuan lapangan,” ucapnya, Jumat (16/9/2022).

Dia menjelaskan, peningkatan kawasan terminal ini diharapkan dapat mengembalikan fungsi terminal untuk naik-turun penumpang. Rencananya mengusung konsep transit oriented development (TOD) atau mengintegrasikan sistem transportasi dalam pengembangan dan penataan kota sehingga menciptakan kota yang efisien. “Potensi Sungai Mahakam bisa dimaksimalkan dengan konsep penataan ini,” ujarnya.

Dia menerangkan dalam konsep yang diusulkan ke wali kota akan disiapkan area lapak UMKM, parkir, toilet, hingga tambat speedboat. Semua program pengembangan ini berpotensi menambah pendapatan asli daerah (PAD).

“Saat ini kan area tersebut kumuh dan terkesan tidak terurus. Tahun ini kami mulai merehab toilet. Nantinya dengan rencana yang kami usulkan perlu anggaran Rp 4,4 miliar,” ujarnya.

Dia berharap dukungan dari pimpinan dalam hal ini Wali Kota Samarinda Andi Harun. Beberapa item yang akan dibangun meliputi bangunan terminal, pagar, lapak UMKM, semenisasi, hingga lampu hias dan papan nama yang estetik.

Pihaknya juga akan berupaya untuk peningkatan trotoar di sana sehingga area tersebut juga semakin ramah terhadap pejalan kaki.

“Konsep sementara sudah kami paparkan, semoga mendapat restu dan alokasi anggaran 2023 mendatang baik anggaran kota maupun anggaran provinsi (bantuan keuangan/bankeu),” ujar dia. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.