Dewan bakal Tinjau Fly Over Air Hitam Pekan Depan

oleh -7 views
Dewan bakal Tinjau Fly Over Air Hitam Pekan Depan
Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Angkasa Jaya Djoerani

newsborneo.id – Keretakan fly over yang menghubungkan Jalan Ir H Juanda dengan Jalan AW Sjahranie, Samarinda, Kalimantan Timur ramai di jagat maya.

Fly over yang beroperasi sejak 2016 itu sebenarnya sudah pernah mengalami penambalan pada beberapa bagian yang retak sebelumnya, tetapi tambalan itu kemudian tidak membuatnya pulih seperti sedia kala.

Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Angkasa Jaya Djoerani menuturkan bahwa pihaknya akan melakukan pengecekan terhadap kondisi fly over tersebut.

“Kami komisi III itu akan melakukan tinjauan lapangan hari senin ya bersama dengan pihak pemerintah atau PUPR,” ujar Angkasa, Jumat (9/9/2022).

Lebih lanjut Ia menyatakan bahwa tinjauan akan dilakukan pada Hari Senin pekan depan (12/9/2022). Dalam kegiatan peninjauan tersebut mereka sekaligus akan melakukan pengecekan terhadap kondisi drainase disana.

“Jadi hari senin kami akan lihat kelapangan, ada beberapa poin tujuan kami pertama adalah jembatan kedua adalah drainase karena di bawah fly over itu kalau hujan kan tergenang,” jelasnya.

Sejauh ini ia telah melakukan koordinasi dengan OPD terkait yang dalam hal ini adalah Dinas PUPR Samarinda terkait dengan rencana kunjungan tersebut.

“Kita akan undang juga OPD terkait yaitu PUPR, sudah koordinasi tinggal kita melihat ke lapangan,” ujarnya.

Setelah kunjungan itu, ia berencana untuk membawa hasilnya ke dalam rapat bersama dengan anggota lainnya untuk memutuskan langkah apa yang akan diambil.

“Ya nanti setelah itu kalau kita melihat apa hasilnya, pasti kami akan bawa rapat dulu,” ucapnya.

Ia mengungkapkan bahwa ada kemungkinan untuk melakukan hearing dengan PUPR dengan harapan Komisi III akan memberikan rekomendasi kepada Pemkot terkait hasil tinjauan lapangan tersebut.

“Mungkin akan melakukan tinjauan ya apakah nanti kita melakukan hearing dengar pendapat pada OPD terkait, supaya nanti kita bisa memberikan semacam statement atau rekomendasi kepada pemerintah berdasarkan hasil tinjauan di lapangan tersebut,” katanya.

Ia mengaku khawatir melihat kondisi kerusakan fly over tersebut, sehingga ingin memastikan bagaimana keamanannya

“Jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, karena keretakannya begitu parah, yang kami ingin itukan sampai sejauh mana keamanannya,” ungkapnya.

Rekomendasi yang diberikan nantinya tergantung dengan keamanan fly over, jika Pemkot tidak bisa memberi jaminan bahwa fly over tersebut aman, maka ia mengatakan akan ada kemungkinan fly over tersebut ditutup.

“Kalau memang itu dianggap kurang kami mungkin akan tutup, tapi sepanjang secara teknis itu masih dikatakan aman ya mungkin bisa dikatakan aman,” jelas Angkasa.

“Sebagaimana yang kami rekomendasikan dulu waktu Jembatan Mahkota yang longsor di bawahnya, kita juga meminta jaminan kepada Pemerintah kota, tapi ketika dikatakan aman kita memberikan rekomendasi kepada pemerintah, masyarakat, artinya masih dapat digunakan” imbuhnya. (ADS/DPRD SAMARINDA)

No More Posts Available.

No more pages to load.