2 Ketinting Bertabrakan, 1 Orang Hilang di Sungai Mahakam

oleh -15 views
2 Ketinting Bertabrakan, 1 Orang Hilang di Sungai Mahakam
Tim SAR saat melakukan pencarian korban ketinting tabrakan yang hilang tenggelam di Sungai Mahakam, Kamis (1/9). Foto : Dokumentasi Basarnas Kaltim.

newsborneo.id – Seorang motoris perahu ketinting bernama Taufik Fahroji (21) hilang tengelam setelah terlibat kecelakaan di Sungai Mahakam, tepatnya di segmen Desa Kota Bangun Ilir, Kecamatan Kota Bangun, Kutai Kartanegara, Rabu (31/8/2022) malam pukul 20.00 WITA.

Korban hilang tenggelam setelah perahu ketinting miliknya bertabrakan dengan ketinting yang dikemudikan oleh Agus Mera (35) saat melintas di perairan tersebut.

Hilangnya Taufik di Sungai Mahakam masih dalam upaya pencarian tim SAR. Pencarian mulai dilakukan sejak Kamis (1/9/2022) pagi. Namun hingga menjelang senja, pemuda 21 tahun tersebut belum ditemukan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Basarnas Kaltim Melkianus Kotta menyebutkan pihaknya mengerahkan satu unit tim SAR dari Kota Samarinda guna melakukan pencarian korban.

“Setelah kami menerima laporan dari anggota BPBD Kukar bahwa ada satu orang tenggelam setelah terlibat kecelakaan, kami langsung mengerahkan satu tim pencarian korban ke lokasi kejadian,” kata Melkianus, Kamis.

Lebih lanjut Melky mengatakan tim bergerak ke lokasi kejadian sekitar pukul 08.00 WITA. Dari Samarinda, tim harus menempuh perjalanan sejauh 107 kilometer.

“Untuk waktu perjalanan, sekitar empat jam perjalanan. Saat berangkat tim membawakan peralatan SAR, seperti rubber boat dan lainnya. Sementara untuk cuaca di lokasi cerah dan setibanya bisa langsung lakukan pencarian,” urainya.

Melky menerangkan tim SAR gabungan yang terlibat melakukan pencarian korban dengan cara menyisir di sepanjang Sungai Mahakam hingga sejauh beberapa kilometer ke arah hilir mulai dari titik korban dinyatakan hilang.

“Operasi pencarian tidak dilakukan dengan cara penyelaman karena medan atau kondisi Sungai Mahakam yang minim visual beraliran deras,” terangnya.

Namun upaya pencarian yang dilakukan sejak pagi hingga sore hari tersebut masih nihil alias korban gagal ditemukan sehingga pencarian kembali dilanjutkan, Jumat (2/9/2022) pagi.

No More Posts Available.

No more pages to load.