Drainase Jalan KH Dewantara Diperbaiki, Progres Sudah 43 Persen

oleh -3 views
Drainase Jalan KH Dewantara Diperbaiki, Progres Sudah 43 Persen
Infrastruktur drainase di Jalan KH Dewantara, Kota Bontang, Kalimantan Timur mendapat sentuhan perbaikan.

newsborneo.id – Infrastruktur drainase di Jalan KH Dewantara, Kota Bontang, Kalimantan Timur mendapat sentuhan perbaikan.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang, Anwar Nurdin mengungkapkan saat ini progresnya mencapai 43 persen. Angka ini surplus dibandingkan timeline yang dipatok konsultan yakni 37 persen.

“Kalau Jalan KH Dewantara pengerjaan melampui target,” sebut Anwar.

Ia menerangkan batas waktu pengerjaan nantinya akan berakhir di Desember mendatang. Pengerjaan ini merupakan usulan dari warga sekitar. Sebab jalan lingkungan tersebut kerap tergenang air pasca-hujan turun.

Oleh sebab itu dibutuhkan levelling kontur jalan dan parit. Sehingga air yang di atas badan jalan bisa menuju parit. Kemudian diteruskan ke aliran Sungai Siagian.

Saat ini lebar parit hanya 40 sentimeter. Rencananya akan dibuat menjadi satu meter. Baik bagian kanan maupun kiri bahu jalan.

Parit akan ditutup dengan konstruksi beton. Sebagai pengawasan sumbatan nantinya bakal terpasang boks kontrol di sejumlah titik. Tujuannya untuk memudahkan warga dalam upaya pembersihan.

“Parit dilebarin supaya bisa menampung volume air yang lebih besar. Karena yang ada itu sangat sedikit. Akibatnya air kembali meluber ke jalan,” terangnya.

Pengerjaan ini dilakukan CV Ikhsan Makmur Jaya. Perusahaan ini berlokasi di Tanjung Laut. Adapun besaran nilai kontrak yakni Rp 1,5 miliar.

Selain pengerjaan perbaikan parit nanti sebagian ruas jalan juga akan dicor ulang. Mulai dari gapura SMPN 2 hingga depan Rusunawa Api-Api.

Sementara di samping sekolah tersebut akan dilapisi dengan aspal. Artinya sifatnya sebagian. Sebab di titik itu kondisi jalan sudah keropos.

Perusahaan ini memenangkan tender setelah bersaing dengan 34 perusahaan lainnya. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.