Anggota Brimob Evakuasi Korban Banjir di Balikpapan

oleh -5 views
Anggota Brimob Evakuasi Korban Banjir di Balikpapan
Anggota Brimob Polda Kaltim bergerak ke lokasi banjir di MT Haryono, Balikpapan Selatan, untuk membantu melakukan evakuasi warga . Foto: Dokumentasi Humas Polda Kaltim

newsborneo.id – Sejumlah wilayah di Kota Balikpapan dilanda banjir cukup parah sejak Kamis (25/8) dini hari. Ketinggian air di sejumlah titik banjir hari ini bahkan mencapai dada orang dewasa.

Kabar buruknya, ketinggian air di sejumlah titik banjir masih terus bertambah dan belum ada tanda-tanda akan berkurang.

Untuk diketahui, hujan yang mengguyur Kota Balikpapan sejak dini hari tadi membuat sejumlah kawasan permukiman warga terendam banjir.

Menyikapi hal ini, Brimob Polda Kaltim menurunkan Tim Search and Rescue (Tim SAR) atau regu pencarian dan penyelamatan untuk melakukan evakuasi korban banjir di Gang Mufakat Jalan MT Haryono, Balikpapan Selatan.

Jalan MT Haryono merupakan salah satu lokasi dengan banjir yang cukup parah.

“Debit air cenderung meninggi pada pagi hari sehingga anggota melakukan penyisiran ke lokasi banjir mencari warga yang mau dievakuasi,” kata Komandan Satuan Brimob Polda Kaltim Kombes Andy Rifai.

Puluhan rumah warga di wilayah Jalan MT Haryono tergenang air dengan ketinggian mencapai satu sampai dua meter.

“Air tak juga surut tiga jam terakhir yang kondisinya parah, banyak anak-anak dan lansia yang dievakuasi,” beber perwira menengah Polri itu.

Kombes Andy Rifai memastikan tim SAR Brimob terus disiagakan di lokasi bencana. Mereka fokus membantu proses evakuasi warga yang bersedia mengungsi ke tempat lebih aman.

Bantuan berupa nasi bungkus dan sembako juga didistribusikan langsung ke rumah-rumah warga yang terdampak banjir.

Kombes Andy Rifai menyebutkan jumlah petugas yang membantu penanganan banjir saat ini terus ditambah, termasuk sarana perahu karet untuk evakuasi dan penyaluran bantuan.

“Dalam kondisi bencana saat ini, dibutuhkan tim SAR gabungan yang solid untuk bahu membahu dalam penanggulangannya. Tentunya mencegah jatuhnya korban jiwa jadi prioritas utama,” tegas Kombes Andy Rifai. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.