Dana Stimulan RT di Bontang Belum Cair, Lurah: Sabar, Tunggu Juknis Tim Kota

oleh -9 views
Dana Stimulan RT di Bontang Belum Cair, Lurah: Sabar, Tunggu Juknis Tim Kota
Lurah Tanjung Laut Indah Nurfaidah, saat ditemui, Rabu (24/8/2022).

newsborneo.id – Lurah Tanjung Laut Indah menegaskan akan menyalurkan dana stimulan RT berjumlah Rp 20 juta usai mendapatkan petunjuk teknis (Juknis) dari tiga Organisasi Perangkat Daerah. Yakni Dinas Kesehatan (Diskes), Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (Diskop-UKMP), dan Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) Bontang.

Langkah itu diambil setelah pihak kelurahan melakukan audiensi bersama dengan Kejaksaan Negeri Bontang, Inspektorat, Camat Bontang Selatan, dan beberapa RT di Tanjung Laut Indah, Selasa (23/8/2022) lalu.

“Kami diminta untuk perhatikan baik-baik alur administrasinya. Sebab, di situ titik bahayanya kalau ada kesalahan,” kata Lurah Tanjung Laut Indah Nurfaidah, ditemui, Rabu (24/8/2022).

Ida sapaan dia, menyatakan anggaran itu sudah berada di kecamatan. Sehingga pihak kelurahan tinggal mengajukan pencairan anggaran setelah mendapatkan juknis.

Nantinya anggaran itu akan diterima langsung oleh tiga kelompok masyarakat (pokmas) yang telah dibentuk oleh kelurahan.

Dalam pengelolaan dana stimulan ini, menggunakan swakelola tipe 4 yang mengharuskan proses pengerjaan diberikan kepada pokmas.

Hal itu telah diatur dalam Perwali Nomor 5/2022 tentang pedoman pelaksanaan program fasilitasi partisipasi masyarakat dalam pembangunan di kelurahan.

“Udah siap semua pokmas-nya, sebenarnya memang hanya menunggu juknis dari tim kota,” tegas dia.

Kelompok masyarakat yang telah terbentuk berisi RT yang telah melakukan pengajuan kegiatan dalam tiga kategori. Yakni Urban Farming sebanyak 12 RT, UMKM 22, dan PMT 33 RT.  Pun setiap pokmas dipastikan memiliki rekening khusus untuk proses penyaluran anggaran.

Dalam eksekusi kegiatan nanti, setiap pokmas itu akan mendapatkan pendampingan dari perwakilan masing-masing dinas. Terutama dalam mengawal kegiatan agar tetap berjalan sesuai aturan juknis yang berlaku.

“Setiap RT nanti jangan takut, pasti tetap akan mendapatkan pengawalan dari dinas yang lebih paham teknis pengerjaan dari dana stimulan itu,” jelas Ida.

Demi menjawab keresahan setiap RT, dirinya pun mengaku sudah melakukan koordinasi yang intens ke setiap dinas. Ia berharap agar September nanti kegiatan RT sudah berjalan hingga Desember 2022.

“Sudah saya bangun koordinasi. Terakhir kemarin sama inspektorat yang jelaskan ke kami soal pengelolaan anggaran. Bulan depan insyaallah bisa jalan,” kata dia. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.