Waktu Kian Mepet, Dana Stimulan RT di Bontang Tak Kunjung Cair

oleh -0 views
Waktu Kian Mepet, Dana Stimulan RT di Bontang Tak Kunjung Cair
Lokasi tanah di RT 16 Jalan Kerapu 2 berukuran 8x21m yang bakal digunakan sebagai lahan urban farming warga untuk memanfaatkan dana stimulan RT.

newsborneo.id – Program dana stimulan RT dari Pemkot Bontang tampaknya menemui masalah. Pasalnya hingga Agustus 2022 ini, anggaran yang direncanakan sebesar Rp 20 juta itu belum juga diterima seluruh RT di Kota Bontang, Kalimantan Timur.

Seperti disampaikan Ketua RT 16 Tanjung Laut Indah Muhammad Tahir. Ia mengaku kebingungan lantaran waktu kian mepet, mendekati penghujung tahun. Sementara program RT yang menggunakan dana stimulan belum juga berjalan.

Padahal, kata dia, pihaknya sudah mengusulkan program RT untuk penanaman sayuran di bidang urban farming.

“Program sudah ada disetorkan. Usulan ke pemerintah saya yakin juga sudah. Tapi sampai hari ini program belum ada yang berjalan,” ungkap dia, Senin (22/8/2022).

Sejauh ini total 33 RT di Kelurahan Tanjung Laut Indah, masih menunggu kepastian informasi dari pihak kelurahan untuk mendapatkan alasan dana tersebut urung cair. Dia memastikan, seluruh usulan setiap RT pun sudah sampai di kelurahan.

“Usulan sudah sampai semua itu di kelurahan. Tapi belum ada pencairan sampai sekarang,” tegas dia.

Banyak juga pihak penyelenggara RT mengaku ketakutan bila kelompok masyarakat nantinya tak mampu mengerjakan sesuai dengan deadline waktu ditentukan. Yakni, Desember 2022.

Dengan ketidakjelasan dari program itu, dia mengatakan pihak forum Ketua RT Tanjung Laut Indah bakal melakukan rapat terbuka dengan menghadirkan pihak kelurahan sebagai langkah pengambilan sikap RT terhadap program dana stimulan.

“Forum RT sepakat untuk mengundang pihak kelurahan untuk menanyakan kejelasan dana stimulan ini,” bebernya.

Namun sebelum mengagendakan rapat itu, pihak RT bakal mengadakan pertemuan khusus dengan menggagas pendapat seluruh anggota yang ada di forum RT Tanjung Laut Indah.

“Malam Rabu (24/8/2022) nanti, kami mau ada arisan. Nah di sana akan dibahas juga masalah ini,” terang dia.

Terpisah, Lurah Tanjung Laut Indah Nurfaidah, memahami keluhan dari setiap RT. Akan tetapi ia memastikan seluruh RT belum mendapatkan dana stimulan.

“Semua kelurahan saya pastikan belum ada yang cair, ini kondisi yang dialami seluruh RT di seluruh kelurahan se-Kota Bontang,” kata lurah akrab disapa Ida.

Lebih lanjut, Ida menerangkan pihaknya masih belum dapat menjalan program dana stimulan RT lantaran pedoman petunjuk teknis pelaksanaan dana stimulan RT belum diberikan tiga dinas yang memiliki kewajiban menyusun juknis yang dimaksud.

Tiga dinas itu adalah, Diskop-UKMP Bontang untuk bidang UKM, kemudian DKP3 di bidang urban farming dan Dinas Kesehatan khusus bidang pemberian makanan tambahan alias PMT.

“Setiap bulan itu ada program Lapor Pak. Khusus untuk dana stimulan ini ada tim kota. Nah tim kota ini sampai sekarang belum ada kasih kami juknis, takutlah kami ini menjalankan program bila nanti ada masalah,” terang Ida.

Dia juga menerangkan, bila esok Selasa (22/8/2022) kelurahan bakal mengundang Kejari Bontang. Nantinya, menerangkan potensi hukum yang dihadapi bila program ini berjalan tanpa pedoman.

“Besok itu kami undang Kejari Bontang untuk pendampingan hukum, dalam mengelola uang daerah,” kata dia. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.