Penjaringan Atlet Kabaddi di Bontang Masih jadi PR

oleh -6 views
Keberhasilan kontingen cabor Kabaddi Bontang menjadi runner-up pada Kejurprov, awal bulan ini di luar ekspektasi.
Keberhasilan kontingen cabor Kabaddi Bontang menjadi runner-up pada Kejurprov, awal bulan ini di luar ekspektasi.

newsborneo.id – Keberhasilan kontingen cabor Kabaddi Bontang menjadi runner-up pada Kejurprov, awal bulan ini di luar ekspektasi. Pengurus Federasi Olahraga Kabaddi Seluruh Indonesia (Foksi) awalnya tidak menargetkan terlalu muluk pada ajang tersebut.

Kendati capaiannya memuaskan, tetapi masih ada pekerjaan rumah menanti. Ketua Foksi Bontang Spenpri mengatakan perlu sosialisasi terkait cara bermain olahraga ini.

Mengingat cabor ini masih terbilang baru. Sehingga memaksimalkan yang ada. Termasuk atlet dan pelatih kemarin pun masih sharing dengan Foksi Kaltim.

“Ini olahraga baru jadi tantangannya bukan hanya di ranah pengkot atau Pengkab. Tetapi termasuk Pengprov Foksi. Perlu sosialisasi yang luas dan masif,” sebut Spenpri.

Rencananya sosialisasi ini akan digelar sebelum Porprov. Pengenalan ini perlu untuk menambah pengetahuan. Mulai dari mekanisme dan cara bermain. Termasuk bagi atlet yang ingin menekuni cabor ini.

“Sebenarnya olahraga ini itu asyik,” terangnya.

Nantinya, pada Porprov VII Kaltim di Berau bakal ada 14 nomor tanding. Rinciannya; delapan nomor indoor dan enam outdoor. Dijelaskan dia, saat PON Papua lalu cabor ini masih bersifat eksebisi. Selanjutnya di PON Aceh-Sumut sudah dipertandingkan.

Diketahui sekilas olahraga ini mirip dengan gobak sodor. Olahraga kabbadi berasal dari India yang diperkirakan sudah ada sejak 4 ribu tahun lalu.

Kabaddi merupakan olahraga antar tim dengan waktu 2X20 menit dengan istirahat lima menit antar babak. Tim dengan skor tertinggi adalah pemenangnya. Dimainkan pada lapangan berukuran panjang 13 dan lebar 10 meter.

Pada Kejurprov lalu, kontingen Bontang berhasil memperoleh tujuh medali. Rinciannya dua medali emas, empat perak, dan satu perunggu. Medali emas diraih di nomor tanding best 5 untuk kategori putra dan putri. Sementara perak didapatkan pada nomor freestle dan freestyle U-70 kg di nomor putra. Serta 7 for 5 dan freestyle U-70 kg di kategori putri. Satu-satunya perunggu diperoleh dari freestyle putri. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.