1.000 Hektare Lahan Disiapkan untuk Pembangunan Lapas

oleh -5 views
1.000 Hektare Lahan Disiapkan untuk Pembangunan Lapas
Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Isran Noor mengaku sudah mempersiapkan lahan untuk pembangunan Lembaga Pemasayarakatan (Lapas) baru

newsborneo.id – Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Isran Noor mengaku sudah mempersiapkan lahan untuk pembangunan Lapas alias Lembaga Pemasayarakatan baru. Ini sebagai langkah mengatasi Lapas atau rumah tahanan (Rutan) yang setiap tahun alami over kapasitas.

“Kita sudah merencanakan untuk merelokasi Lapas, yang sudah over kapasitas, dengan mempersiapkan lahan,” tegas Gubernur Kaltim, Isran Noor awak media usai menyerahkan secara simbolis surat remisi umum bagi narapidana dan anak Kaltim-Kaltara, yang dilaksanakan di Lapas Kelas IIA Samarinda, Selasa (16/8/2022).

Namun, lanjut Gubernur Isran, lokasinya cukup jauh dari Samarinda. Kawasan Desa Embalut Kecamatan Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara. Sekarang tahapannya sudah dalam proses, dengan luas sekira 1.000 hektare.

Keberadaan Lapas baru itu, lanjut Isran, para narapidana ataupun warga binaan bisa melakukan berbagai kegiatan seperti, berkebun maupun bertani serta aktifitas lainnya. “Konsep Lapasnya dalam pikiran saya bukan seperti Lapas lah, karena para warga binaan nantinya bisa berkreasi dalam berbagai aktivitas baik berkebun maupun bertani,” kata Isran Noor.

Ketika ditanya awak media terkait upaya renovasi Lapas, menurut Isran Noor itu bukan ranah Pemprov Kaltim, karena itu urusan Kemenkum HAM.

“Jadi kita tidak ikut campur urusan masalah renovasi Lapas, walaupun demikian kita tetap bekerja sama untuk mendukung mereka,” tegasnya.

Kepala Kanwil Kemenkum HAM Kaltim Sofyan mengatakan secara keseluruhan di Kalimantan Timur dan Utara, kapasitas hunian Lapas dan Rutan sekitar 3.586 orang.

“Saat ini isi penghuni di Lapas atau Rutan di wilayah Kalimantan Timur dan Utara sebanyak 12.850 orang. Berarti mengalami over kapasitas sekitar 339 persen, sedangkan yang mendapatkan remisi umum pada peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan ke-77 Republik Indonesia totalnya 8.630 orang, terdiri RU1 sebanyak 8.509 orang, RU2 (bebas) sebanyak 121 orang,” terang Sofyan. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.