Kakek Penjual Mainan Gerayangi Siswa SD Penajam, Korbannya Sudah 9 Orang

oleh -21 views
Kakek Penjual Mainan Gerayangi Siswa SD Penajam, Korbannya Sudah 9 Orang
ILUSTRASI. Kakek Penjual Mainan Gerayangi Siswa SD Penajam, Korbannya Sudah 9 Orang

newsborneo.id – Kakek berusia 71 tahun berinisial MS dibekuk Polres Penajam Paser Utara (PPU). Lansia berprofesi penjual mainan ini diduga mencabuli sejumlah siswa-siswi sekolah dasar negeri (SDN) di Kecamatan Waru.

Kakek 71 tahun ini adalah warga Desa Giripurwa. Selama ini menjajakan mainan di sekitar lingkungan SD tersebut. Diduga melakukan tindak pidana pencabulan atau pelecehan dengan korban anak-anak murid sekolah. Dia disebutkan meraba-raba sejumlah area sensitif korban.

Kasat Reskrim Polres PPU Inspektur Satu Polisi Dian Kusnawan bilang, kakek 71 tahun ini menjalankan aksinya saat berjualan mainan di lingkungan sekolah. Modusnya, dia meraba anak-anak yang sedang berkerumun melihat mainan.

Kakek cabul ini menggerayangi area payudara, pantat, hingga alat kelamin. Bukan hanya anak perempuan saja. Pun dengan anak laki-laki. Pelaku meraba alat vitalnya.

“Kakek ini pernah menyuruh murid laki-laki mencium temannya yang berjenis kelamin perempuan,” jelas Dian Kusnawan, Jumat (12/8/2022).

Kejadian ini berulang. Kerap dilakukan tersangka. Korbannya pun bukan hanya satu anak saja. Bahkan ada satu korban mengalami pelecehan ketika masih di kelas III kini sudah duduk di kelas VI.

“Kami menduga perbuatan tersangka sering kali dilakukan secara berulang, sehingga kemungkinan jumlah korban tidak hanya satu anak saja,” sebut Dian.

Untuk diketahui, jelasnya, hingga saat ini Satuan Reskrim Polres PPU telah melakukan pemeriksaan saksi sebanyak sembilan orang diduga korban kakek penjual mainan tersebut.

Ia memprediksi, jumlah korban akan bertambah, karena pelecehan itu terjadi sudah lama dan berulang kali.

Kasus tindak pidana pencabulan ini terungkap usai satu orang anak merupakan korban pelecehan mengadu ke orangtuanya. Kalau anak itu pernah dilecehkan oleh Kakek MS dengan cara dipegang payudara dan alat vital.

No More Posts Available.

No more pages to load.