Wahyudi Kabur 7 Hari dari Tahanan karena Kangen Anak

oleh -16 views
Wahyudi Kabur 7 Hari dari Tahanan karena Kangen Anak
Wahyudi (tengah terborgol) tahanan yang kabur kembali diringkus Tim Gabungan Opsnal dari Polsek Jajaran Polres Kukar pada Minggu (7/8/2022) malam. Foto: Dokumentasi Polsek Tenggarong.

newsborneo.id – Tahanan yang sempat kabur, Wahyudi berhasil dibekuk jajaran Polsek Tenggarong. Pria 30 tahun itu sempat diburu polisi selama tujuh hari.

Tahanan kasus penggelapan motor ini nekat kabur dari sel tahanan Polsek Tenggarong pada Minggu (31/7/2022) lalu dengan alasan kangen dan ingin bertemu dengan sang anak.

Wahyudi kemudian kembali ditangkap polisi tanpa perlawanan dari persembunyiannya di Jalan Poros Tenggarong – Samarinda, pada Minggu (7/8/2022) malam sekira pukul 19.30 WITA.

Kapolsek Tenggarong AKP Yasir mengatakan operasi pemburuan Wahyudi melibatkan tim gabungan opsnal Polsek jajaran Polres Kukar, Polresta Samarinda dan Polres Bontang.

“Tersangka sudah kami tangkap di sebuah pondok yang ada di Jalan Poros Tenggarong-Samarinda,” ungkap AKP Yasir saat dikonfirmasi, Senin (8/8/2022).

AKP Yasir mengungkapkan, Wahyudi kabur dari sel ketika petugas sedang beristirahat. Tahanan ini dengan mudahnya kabur karena kondisi gembok tidak benar-benar terkunci.

“Sekira Pukul 13.30 WITA. Petugas sedang istirahat, gembok dilepas pelaku,” bebernya.

Perwira pertama Polri itu tidak menampik ada keteledoran yang dilakukan anggotanya saat mengunci jeruji besi para tahanan.

“Kunci (gembok) itu ternyata kalau tidak benar-benar dimasukkan full, bisa terbuka lagi. Kemungkinan karena tergesa-gesa nguncinya belum pas sudah dicabut kuncinya,” imbuhnya.

Kronologis Penangkapan Wahyudi

Usai mengetahui adanya tahanan kabur, pihaknya langsung melakukan pengejaran dengan menerbitkan daftar pencarian orang (DPO). Pihaknya pun berkoordinasi dengan opsnal Polres Kukar dan Polresta Samarinda, beserta Polsek terdekat. Seperti Polsek Loa Janan dan Tenggarong Sebrang.

Lalu, petugas perlebar koordinasi ke Opsnal Polres Bontang. Yasir mengungkapkan, operasi pemburuan memakan waktu hingga enam hari. Tahanan ini sempat beberapa kali kabur saat lokasi persembunyiannya diketahui polisi.

Diketahui Wahyudi sempat terlihat di kawasan Kecamatan Tenggarong Seberang, di sekitaran Gang Kubur, Jalan Danau Aji. Namun, Wahyudi berhasil melarikan diri dan membuat tim gabungan opsnal kehilangan jejaknya.

Pada Senin (1/8/2022), polisi menerima informasi bahwa Wahyudi sempat terlihat dibonceng seseorang di Kota Bontang. Tim Opsnal Polres Polres Bontang melakukan pengejaran, tetapi Wahyudi masih gagal tertangkap.

No More Posts Available.

No more pages to load.