Jembatan Senilai Rp6,5 Miliar di Kutai Timur Diresmikan

oleh -16 views
Jembatan Senilai Rp6,5 Miliar di Kutai Timur Diresmikan
Anggota Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) Irwan Fecho bersama dengan Sekretaris Kabupaten (Seskab) Kutai Timur Rizali Hadi, meresmikan Jembatan Senilai Rp6,5 Miliar di Kutai Timur, Senin (1/8/2022) siang. Foto: Pemkab Kutim

newsborneo.id – Jembatan senilai Rp6,5 miliar diresmikan Anggota Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) Irwan Fecho bersama dengan Sekretaris Kabupaten (Seskab) Kutai Timur Rizali Hadi, Senin (1/8/2022) siang.

Jembatan Gantung Telaga Abadi di Kecamatan Batu Ampar, Kutai Timur itu menghubungkan antara desa Telaga dan Batu Timbau.

Ruang lingkup jembatan memiliki tinggi pylon sepanjang 15,42 meter dengan rangka baja H-Beam, panjang jembatan gantung 120,00 meter tipe simetris. Lebar jalur 1,80 meter dengan lebar efektif dan panjang masing-masing jalan pendekat sejauh 21,80 meter.

Dananya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2021. Dengan waktu pelaksanaan 330 hari kalender, dari 5 Februari – 31 Desember 2021. Tipe jembatan ialah jembatan untuk pejalan kaki dengan pondasi Bore Pile.

Kegiatan itu dihadiri juga pihak Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah II Provinsi Kalimantan Timur, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Muhammad Muhir, Camat Batu Ampar Suriansyah, perwakilan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).

Hadir pula Danramil 0909-05/Muara Bengkal Kapten Arh M. Jabal, Kades Telaga, Kades Batu Timbau, serta Kades se-Batu Ampar dan warga setempat, yang begitu bahagia dengan adanya jembatan gantung penghubung desa.

Irwan Fecho berkata, peresmian jembatan ini adalah wujud dari bagaimana pembangunan harus sampai ke desa-desa. Ia mengutip perkataan Presiden Joko Widodo, “Membangun Indonesia dari Pinggiran”. Berada di Komisi V DPR RI yang membidangi infrastruktur, transportasi dan desa.

Mitra kerja Komisi V DPR RI antara lain, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes-PDTT), hingga Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Menurut politisi asal Sangkulirang ini, selain memfokuskan pembangunan jalan nasional, di Kaltim juga fokus membangunkan bendungan, perbaikan bandara, pelabuhan, hingga terminal.

Namun,  paling tersentuh dan tak ditinggal, ialah pembangunan hingga ke desa. Melalui Kementerian PUPR ada program padat karya dan terbangunlah jembatan ini.

“Ke.depan kita akan upayakan lagi pembangunan melalui Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW),” jelasnya.

Sekretaris Kabupaten (Seskab) Kutim Rizali Hadi menyambut baik upaya yang dilakukan oleh semua pihak untuk mewujudkan pembangunan di Kutai Timur. Termasuk upaya yang dilakukan oleh anggota Komisi V DPR RI Irwan Fecho, melalui Kementerian PUPR.

Pemkab mengapresiasi upaya-upaya semua pihak yang turut bersama-sama memikirkan, memperjuangkan, dan membangun Kutai Timur untuk menjadi lebih baik dan maju lagi.

“Seperti yang dilakukan oleh sahabat kita yakni saudara Irwan Fecho, yang kini duduk di DPR Republik Indonesia,” jelas Seskab Kutim. **

No More Posts Available.

No more pages to load.