Hetifah dan Kemenparekraf Gelar Bimtek, Optimalkan Pariwisata dan Ekraf

oleh -13 views
Hetifah dan Kemenparekraf Gelar Bimtek, Optimalkan Pariwisata dan Ekraf
Anggota DPR RI, Hetifah Sjaifudian bertajuk reses serap aspirasi kali ini mendatangi Kota Bontang, Kalimantan Timur.

newsborneo.id – Giat Anggota DPR RI, Hetifah Sjaifudian bertajuk reses serap aspirasi kali ini mendatangi Kota Bontang, Kalimantan Timur.

Berbagai even yang telah diagendakan mewarnai padatnya agenda selama Tiga hari di Kota Taman. Tak pelak, agenda yang menjadi ciri khas Wakil Ketua Komisi X itu membanjiri antusias masyarakat.

Bimbingan Teknis (Bimtek) pengembangan Desa Wisata di Kota Bontang mengawali agenda kunjungan beliau. Bertempat di desa wisata pulau Malahing, Rabu, 20/7/2022 kegiatan yang bekerjasama dengan Kemenparekraf dihadiri 51 orang pelaku usaha wisata dan ekonomi kreatif di Kota Taman.

Di kawal oleh narasumber dengan segudang pengalaman di bidang wisata dan event organizer, Dharmayani Nababan tampak memuaskan peserta.

Esoknya giat Bimtek serupa bertajuk pelatihan Konten Kreator bagi pelaku ekonomi kreatif dan penggiat media sosial pun berlangsung bersemangat.

Puluhan peserta tampak menikmati materi demi materi yang disampaikan narasumber. Pun Hetifah membersamai kegiatan hingga terlibat dalam diskusi bersama peserta.

Hetifah mengaku takjub atas respon yang sangat tak diduga. Atas kondisi itu Ketua pengajian Al Hidayah ini meyakinkan dirinya berkomitmen akan memaksimalkan dukungan program wisata dan Ekraf yang sedang digalakan pemerintah kota Bontang.

“Saya sangat senang sekali melihat semangat masyarakat ikuti program ini, insya Allah berikutnya,” ujar Hetifah saat ditemui media ini, Jumat (22/7/2022)

Lebih lanjut, kata Hetifah, dia akan berkomitmen untuk mengawal Kampung Malahing masuk ke dalam deretan peringkat ke 50 Anugerah Desa Wisata Indonesia.

Apalagi diyakininya potensi pariwisata mampu menopang perekonomian Kaltim, yang akan menjadi IKN dalam waktu dekat, termasuk potensi market pasar internasional.

“Saat ini kaltim masuk dalam 3 destinasi pariwisata nasional dengan 4 kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), 8 Kawasan Pengembangan Pariwisata Nasional (KPPN),”ungkapnya.

Selain itu, alumnus ITB itu menyakinkan, selain bidang kerja yang ditanganinya di DPR RI, pihaknya di parlemen konsen dalam mendukung kemajuan sektor parekraf, mulai dari pengawasan  hingga penganggaran untuk pemulihan parekraf.

“Kita akan sama-sama mengawal sampai ke tingkat kementerian, tapi pesan saya agar semua stakeholder memiliki semangat yang sama,” kata dia.

Sementara, Direktur Pengembangan Destinasi II Kemenparekraf Wawan Gunawan takjub melihat destinasi yang kini menjadi binaan TJTSL Pupuk Kaltim itu.

Pun halnya dengan antusias pelaku wisata dan Ekraf yang mau membangun optimal wisata di Kota Bontang dengan ikut menjajal Bimtek di Pulau Malahing.

“Saya senang melihat ini, kemenparekraf mendukung destinasi ini untuk terus dikembangkan agar mampu sampai pada kemandirian masyarakat,”ungkapnya.

Ia berharap kolaborasi dan sinergi Pemerintah dan Stakholder dalam membangun destinasi wisata khususnya desa wisata akan mudah terwujud.

“Desa wisata menjadi arahan presiden untuk terus dikembagkan, dengan Desa wisata ekonomo negarakanya bisa tumbuh,” katanya.

Hadir dalam 2 kegiatan Bimtek tersebut, Direktur Pengembangan Destinasi II Kemenparekraf Wawan Gunawan, Direktur Standardisasi dan Sertifikasi Usaha, Oni Yulfian, Direktur Destinasi Wilayah Kalimantan, Wawali Bontang, Najirah, Kadispopar, Ahmad Hasnem, Camat Bontang selatan, Kamsal dan Lurah Tanjung Laut Indah, Rasfida. **

No More Posts Available.

No more pages to load.