DPRD Harap PT EUP Beri Kontrak Tenaga Lepas

oleh -9 views

BONTANG, newsborneo.id – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang Bakhtiar Wakkang, menduga adanya indikasi pelanggaran oleh pabrik minyak goreng atau Crude Palm Oil (CPO) yang berada di Bontang Lestari.

Dari hasil pantauannya, 100 pekerja lokal berstatus tanpa kontrak. Menurut Pria yang akrab disapa BW itu, pihak perusahaan melakukan hal tersebut untuk memenuhi kewajiban Peraturan Daerah (Perda) Nomor 10 Tahun 2018 Tentang Rekrutmen dan Penempatan Tenaga Kerja.

Dalam Perda yang dimaksudkan, pihak perusahaan wajib memperkerjakan 75 persen tenaga lokal. Namun hal ini dinilai belum terpenuhi dengan baik.

Untuk itu, dirinya meminta status para pekerja harian dijadikan sebagai karyawan dengan kontrak Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT).

“Mereka tidak bisa membedakan antara Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) dan Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWTT),” sebutnya saat dihubungi, Kamis,(7/7/2022).

Selanjutnya, DPRD Kota Bontang berencana akan membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk menelusuri kasus yang terjadi. Ia berharap, anggota DPRD lainnya baik dari Fraksi yang sama maupun Fraksi berbeda memiliki tujuan agar pansus segera terbentuk.

Humas PT EUP, Jayadi menyebutkan 100 pekerja harian lepas tersebut merupakan salah satu upaya memberdayakan Sumber Daya Manusia (SDM) lokal.

“Untuk pekerjaan itu sebenarnya tidak ada. Hanya saja kita ingin memberdayakan pekerja lokal, makanya kita memberikan kesempatan bekerja di sini,” ungkapnya dihubungi melalui telepon seluler, Kamis,(7/7/2022).

Jayadi mengaku, para pekerja harian lepas, tidak termasuk daripada kewajiban memenuhi 75 persen tenaga kerja lokal sesuai Perda Nomor 10 Tahun 2018 Tentang Rekrutmen dan Penempatan Tenaga Kerja.

Jayadi juga mengkalim, jumlah keseluruhan tenaga kerja lokal di bagian industri PT EUP kurang lebih 200 orang. Sebab lebih banyak menggunakan teknologi.

“Industri kita bukan padat karya, 200 lebih ini rata-rata orang profesional. Operator di room control,” pungkasnya. (ADV)

No More Posts Available.

No more pages to load.