Mencari Peluang Kuliah di The University of Adelaide, Australia

oleh -21 views
The University of Adelaide, Australia
The University of Adelaide, Australia

newsborneo.id – Warga Kaltim (Kalimantan Timur) mendapatkan kesempatan berkuliah di The University of Adelaide, Australia. Hal ini disampaikan Wakil Dekan 2 FKIP Unmul Samarinda Sunardi kepada Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi.

Sunardi melaporkan persetujuan Pemerintah Australia untuk melanjutkan program kerja sama pendidikan S2 dual degree.

Kerja sama ini disiapkan untuk tahun 2023. Program bisa dilanjutkan bila ada jaminan pemerintah untuk mendukung kerja sama ini, khususnya dalam hal pemberian beasiswa tahun pertama (semester 1 dan 2) di Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda.

“Biaya perkuliahan ini cost sharing antara Pemerintah Provinsi Kaltim dan Pemerintah Australia. Sedangkan penyelenggaranya Unmul dan The University of Adelaide,” ungkap Sunardi kepada Wagub Hadi Mulyadi di ruang kerjanya, Senin (18/7/2022).

Kuota yang diberikan Pemerintah Australia untuk kerja sama program S2 ini hanya 5 mahasiswa. Tahun pertama mereka akan belajar di Unmul Samarinda dan tahun kedua kuliah dilanjutkan ke Universitas Adelaide di Australia.

Mahasiswa lulusan program kerja sama ini akan meraih dua gelar sekaligus. Yakni M.Pd (Master Pendidikan) dari Unmul dan M.Ed (Master of Education).

“Pemprov menanggung beasiswa saat kuliah di Unmul. Sedangkan saat kuliah di Adelaide, biaya kuliah dan biaya hidup akan ditanggung Pemerintah Australia,” jelas Sunardi.

Rekrutmen program kerja sama ini terbuka untuk guru-guru PNS maupun swasta. Tahun ini program studi yang diajukan adalah magister manajemen dengan fokus educational leadership. Saat ini terdapat 10 mahasiswa Kaltim yang belajar di The University of Adelaide dalam Program Studi Bahasa Inggris.

“Tahun ini kita pilih magister manajemen karena fokus kita ke educational leadership menjelang pemindahan ibu kota negara,” jelas Sunardi.

Wagub Kaltim, Hadi Mulyadi sangat mendukung rencana kerja sama ini. Menurutnya, kesempatan ini terbilang langka maka harus segera ditindaklanjuti.

“Prinsipnya harus dibantu. Guru dan dosen prioritas menambah skill. Kompetensi itu penting. Bagi saya guru itu sangat penting. Kita dukung program ini melalui Program Beasiswa Kalimantan Timur (BKT),” tegas Wagub Hadi dalam rilisnya. (re/das)

No More Posts Available.

No more pages to load.