Jemaah Haji dari Balikpapan Divaksin Booster Covid-19

oleh -22 views
Calon Jemaah haji Balikpapan menerima vaksin boster Covid-19.

BALIKPAPAN, newsborneo.id – Dinas Kesehatan Kota Balikpapan menggelar vaksinasi ketiga atau booster bagi 542 calon jamaah haji setempat. Pemberian vaskin ini sebagai syarat yang ditetapkan kepada calon jemaah yang akan melaksanakan ibadah haji di tanah suci.

“Ya alhamdulillah hari ini, kami dari Dinas Kesehatan Kota Balikpapan menindak lanjuti SE dari Kemenkes RI Nomor: 3550 tahun 2022 mengenai pemeriksaan Kesehatan dan vaksinasi booster bagi jemaah haji,” ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Balikpapan, Andi Sri Juliarty.

Dio sapaan akrabnya mengatakan, pemberian vaksin booster ini merupakan kerja sama antara Dinkes Kota Balikpapan dengan Kementerian Agama Kota Balikpapan dengan sasaran sebanyak 542 orang calon jemaah.

“Untuk jenis vaksin yang diberikan adalah Pfizerm,” ucapnya.

Dikatakan, untuk jenis vaksin Pfizer merupakan vaksin rezimen booster yang diperbolehkan pemerintah Arab Saudi setelah menggunakan vaksin Sinovac satu dan dua.

Kepala Kementerian Agama Kota Balikpapan Johan Marpaung mengatakan, total jemaah haji di Kota Balikpapan yang akan diberangkatkan tercatat mencapai 542 orang.

Dan sampai saat ini belum ada kepastian keberangkatan calon jemaah haji pada tahun ini karena masih menunggu arahan dari pemerintah pusat, terkait regulasi jadwal keberangkatan calon jemaah haji. Sehingga pihaknya pun belum bisa berkomentar banyak.

“Untuk saat ini kita masih menunggu regulasi dari pusat dan memang belum ada arahan yang baru terkait regulasi ini. Nanti kalau ada berita-berita dari pusat, baru kita sampaikan ke jemaah terkait kepastian keberangkatan untuk tahun 2022 ini,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud meninjau pelaksanaan vaksinasi booster bagi para calon jemaah haji asal Balikpapan.

Ia mengatakan, vaksinasi boster ini merupakan ikhtiar bersama agar pelaksanaan ibadah haji berjalan lancar tanpa adanya halangan.

“Mudah-mudahan pandemi COVID-19 ini tidak mengurangi semangat kita dan ketakwaan kita kepada Allah dalam menunaikan rukun Islam yaitu berangkat haji bagi yang mampu. Artinya bukan hanya persoalan finansial tapi segala sesuatunya harus dipersiapkan,” ujarnya.

Vaksinasi booster merupakan salah satu syarat yang berkaitan dengan keberangkatan haji sehingga ke depannya tidak timbul permasalahan.

Kabar baiknya, jemaah umrah sudah ada yang melakukan keberangkatan. Kemudian di April nanti mudah-mudahan tidak ada lagi yang melaksanakan karantina sehingga pelaksanaan ibadah bisa lebih khusyuk.

“Kita berdoa kalau tidak ada karantina ini bisa terbuka lebar untuk keberangkatan haji. Mudah-mudahan tidak ada halangan dalam keberangkatan ibadah haji ini,” tutupnya. [dw]

No More Posts Available.

No more pages to load.