Covid di Kaltim Melonjak, Omicron Ditemukan di Bontang

oleh -48 views

newsborneo.id -Kasus Covid-19 di Kalimantan Timur hari ini melonjak 1.788 dalam 24 jam. Dilaporkan juga ada 9 kematian baru akibat Corona. Kemenkes mengkonfirmasi kasus Omicron ditemukan di Kalimantan Timur.

Penambahan 1.788 kasus itu melebihi rekor 1.333 kasus pada hari Selasa (15/2), atau naik hampir 33 kali dari rekor 55 kasus infeksi yang dilaporkan Satgas di 29 Januari 2022.

Redaksi mencatat, penularan masif menyebabkan penambahan 8.899 kasus infeksi sejak awal Januari 2022. Lebih tinggi dibanding 1.831 kasus sembuh di periode yang sama.

Kasus positif aktif atau pasien dirawat akibat Covid-19 naik menjadi 7.072 hari ini, dari 5.576 yang dilaporkan Kamis (16/2). Di mana, tertinggi di kota Balikpapan 3.086 kasus. Sembilan dari 10 kabupaten kota, berada di zona merah dalam tiga hari ini.

Satgas juga melaporkan 9 kematian baru hari ini. Penambahan itu menjadikan 17 kematian sejak awal Februari, atau hampir 6 kali lipat dari kematian di bulan Januari.

Keseluruhannya ada 20 kematian sejak Januari 2022, atau 5.472 kematian sejak pandemi. Sehingga di Kalimantan Timur, total ada 167.233 kasus infeksi sejak pandemi, di mana 154.689 di antaranya sembuh.

Litbangkes Kemenkes RI telah mengkonfirmasi ditemukannya kasus Omicron di kota Balikpapan, Berau dan kota Bontang, melalui hasil pemeriksaan Whole Genome Sequencing (WGS). Omicron sendiri diketahui lima kali lebih cepat menular dari varian Delta.

“Iya benar, ditemukan kasus omicron. Kita sudah perhatikan penambahan kasus begitu masif ini dengan kecurigaan ke arah sana (varian Omicron),” kata Pelaksana Tugas Kadinkes Provinsi Kalimantan Timur, Masitah.

Meski ditemukan kasus Omicron, Masitah menekankan pentingnya disiplin Protokol Kesehatan (Prokes). Terlebih lagi, lonjakan kasus harian ikut menaikkan rasio keterisian tempat tidur (Bed Occupancy Rate/BOR) perawatan Covid-19 di 44 RS di Kalimantan Timur.

Untuk diketahui, pada 44 RS itu kapasitas tersedia untuk ICU Covid-19 ada 171 tempat tidur dan isolasi Covid-19 ada 1.304 tempat tidur. Pada hari Senin (14/2) BOR mencapai 17 persen.

“Per hari ini menjadi 20 persen,” pungkas Masitah. [red]

No More Posts Available.

No more pages to load.