Karyawan Tambang Tertimbun Tanah Longsor Akhirnya Ditemukan

oleh -27 views
Proses pencarian korban longsor di tambang batu bara Kutai Kartanegara. Foto istimewa.

“Kemungkinan korban kedua ini terjebak di dalam mobil, untuk ke dalam kolam bekas galian tambang ini diperkirakan 5 sampai 8 meter,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan Melkianus Kotta, Senin (25/10).

Melkianus mengatakan, tim SAR menemukan korban Paiman pada hari kedua proses pencarian, Senin (25/10/2021) pukul 06.15 Wita. Korban ditemukan di lokasi kolam bekas tambang batu bara dengan kondisi sudah meninggal dunia.

Seharian ini, tim SAR membagikan personelnya menjadi dua tim pencarian di lokasi tanah longsor dan kolam bekas area penambangan. Tim pertama berusaha membongkar area longsor dengan mempergunakan peralatan berat pertambangan. Sedangkan tim kedua, menyusuri kolam bekas pertambangan mempergunakan perahu karet. Luasan area pencarian meliputi kawasan 62.151 meter per segi.

Selepas itu, tim SAR pun langsung mengevakuasi jasad korban ke Rumah Sakit I.A Moeis Samarinda. Sekaligus juga, mereka menutup operasi SAR kecelakaan kerja di pertambangan batu bara Kukar ini.

Sebelumnya, bencana tanah longsor menimpa perusahaan tambang batu bara PT Kaltim Batu Manunggal Batuah di Kecamahan Loa Janan Kukar pada Minggu 24 Oktober 2021 dini hari. Titik bencana ini terjadi di kawasan Desa Air Panas Teluk Dalam Kecamatan Muara Jawa Kukar masuk kawasan PT LBS.

Apesnya lagi, tanah longsor menimbun mobil karyawan perusahaan bernama Sugiarto (50) selaku Kepala Teknik Tambang dan Paiman (48) konsultan engineering perusahaan.

Selama berada di dalam mobil, mereka berdua terseret tanah longsor hingga tenggelam dalam lubang bekas galian yang penuh dengan air.  Lubang bekas galian sudah penuh dengan air hujan memiliki kedalaman 5 hingga 8 meter.

“Kronologinya saat itu dua orang korban berada di dalam mobil, kemudian terseret longsor dan masuk ke dalam kolam galian tambang,” kata Melkianus Kotta.

Tim SAR Balikpapan langsung meluncur ke tempat bencana untuk melakukan proses pencarian. Saat itu, mereka berhasil menemukan salah seorang korban bernama Sugiharto yang ditemukan mengapung di area lubang bekas galian tambang, Minggu (24/10/2021) pukul 16.15 Wita.

Korban diduga sempat berusaha menyelamatkan diri dengan keluar dari dalam mobil. Usai ditemukan korban langsung dievakuasi dan dibawa menuju RS I.A Moeis Samarinda untuk dilakukan visum sebelah diserahkan ke pihak keluarganya. Korban kedua sendiri baru bisa ditemukan pagi ini di lokasi bekas galian tambang.

“Kemungkinan korban kedua ini terjebak di dalam mobil dan masuk kolam bekas galian tambang diperkirakan memiliki kedalaman 5 sampai 8 meter,” sebutnya. (jun)

No More Posts Available.

No more pages to load.