BW Minta Kepala DKUKMP Dicopot

oleh -10 views

BONTANG, newsborneo.id – Bakhtiar meminta Wali Kota Bontang agar mengganti Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan (DKUKMP).

BW sapaan akrabnya, menilai bahwa kemampuan dalam manajerial dan leadership yang lemah menjadi alasan utama dan mendasar permintaanya itu.

Menurut mantan aktivis organisasi pemuda ini kondisi internal OPD yang dibidangi sedang tidak menampakan pertumbuhan membaik.

Ia mencontohkan kondisi pasar Taman Rawa indah (Tamrin) yang sudah ditempati selama kurun waktu satu tahun, justru makin semrawut. Pedagang makin tidak tertata, timpalnya.

“Mulai soal penataan pedagang di pasar Rawa indah, lihat aja sekarang pedagang yang jualan hanya di lantai satu yang ramai. Selebihnya ada yang jualan di luar,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Sekjen Partai Nasdem Kota Bontang itu menyoal kondisi pasar yang semakin sepi dari pembeli. “Kasian penjual di sana, ramainya hanya lantai satu, selebihnya sepi dan malah sudah banyak kosong,” ungkapnya.

Begitupun kondisi Pasar Loktuan dan Pasar Telihan. Ia melihat kondisi pasar semakin sepi dari minat kunjungan pembeli.

Sebagai anggota DPRD Bontang, ia meminta kondisi ini menjadi fokus perhatian Wali Kota Bontang. Jika hal itu tidak berjalan, BW akan melakukan langkah- langkah dengan menggunakan hak politiknya sebagai seorang legislator.

“Jika tidak langkah politik seperti meminta tanda tangan legislator lainnya akan saya lakukan, begitu juga dengan kewenangan saya di Komisi II yang berkaitan dengan OPD ini,” tutup anggota DPRD Bontang Bakhtiar Wakkang.

Rapat kerja terkait jawaban Wali Kota Bontang terhadap pandangan Fraksi di DPRD Kota Bontang ini tak dihadiri Kepala DKUKMP Bontang, Asdar Ibrahim. Pasalnya dari berbagai sumber, yang bersangkutan sedang menjamu tamu dari DPRD Kutai Timur. [ADS]

No More Posts Available.

No more pages to load.