Gudang Sumalindo Berkobar, Kerugian Ditaksir Rp25 Miliar

oleh -21 views
Kebakaran gudang Sumalindo Samarinda Kalimantan Timur, Rabu (4/8/2021). Foto istimewa

newsborneo.id – Warga Jalan Cipto Mangunkusumo Sengkotek Loa Janan Ilir Samarinda Kalimantan Timur (Kaltim) dibikin kaget. Tiba-tiba saja si jago merah mengamuk di pabrik PT Sumalindo Lestari Jaya, Rabu (4/8) pukul 20.29 Wita.

“Kami kaget, lihat api dari pabrik ini, terus kami langsung telepon pemadam di Kecamatan dan para relawan,” ungkap Umar Ketua RT 11 di Kawasan Sengote Loa Janan Ilir Samarinda.

Diperkirakan kurang lebih 3 jam api melahap dua gudang Sumalindo sejak pukul 19.30 Wita. Kobaran api menyambar bangunan gedung berikut isinya terdiri  barang-barang material perusahaan.

“Berawal dari api pertama ini dari workshop, langsung  membesar menyebar ke gudang teknik, jadi yang habis terbakar itu semua material. Kami coba upaya sendiri evakuasi para karyawan, selanjutnya kami hubungi pihak pemadam kebakaran,” papar Munawar sebagai Kepala Tim Produksi  Sumalindo.

Munawar menerangkan, saat kejadian dirinya sudah melihat api yang membesar di area workshop. Kebetulan pula saat itu tidak ada aktivitas karyawan di lokasi bencana.

Ia mengatakan belum mengetahui pasti apa penyebab kebakaran tersebut. Namun di duga akibat korsleting listrik

“Mungkin ini akibat korsleting listrik dari mesin bubut (membuat baut). Tapi belum bisa kami pastikan. Karena pada saat saya datang, api sudah membesar di area workshop. Saat kejadian itu juga tidak ada aktivitas, karena mesin bubut kami cuma siang hari beroperasi, tetapi memang untuk workshop tetap dibuka karena ada pekerja malam. Pada saat kejadian, karyawan belum bekerja,” jelasnya.

Kobaran api yang juga menimbulkan beberapa kali ledakan akibat membakar beberapa alat di dalam gudang tersebut. Tim pemadam kebakaran pun kesulitan menjinakkan api lantaran dua gudang tersebut berisi banyak material.

“Kesulitan di lapangan hanya saat pemadaman api, karena 2 gudang yang terbakar ini isinya sangat padat, jadi agak lama apinya padam,” terang Marjuki, Koordinator Lapangan Pemadam Kebakaran Samarinda

Dalam kejadian itu, beberapa korban luka di antaranya 1 karyawan sesak napas, 3 relawan sesak napas, 4 relawan gatal-gatal dan 1 relawan terkena luka bakar. Tim pemadam juga menurunkan 15 unit mobil fire truck Disdamkar dan relawan PMK Samarinda.

Kobaran si jago merah yang melahap dua gudang Sumalindo sekaligus meninggalkan kerugian materi tidak sedikit. Praktis, seluruh bangunan hangus tidak berbentuk berikut seluruh isinya.

Soal kerugian ini, General Manajer PT Sumalindo Samarinda Eko Arif Pratomo memperkirakan totalnya ditanggung perusahaan sebesar Rp25 miliar hingga Rp35 miliar. Asumsi nilai kerugian berdasarkan fisik bangunan berikut isi material dalam gudang perusahaan.

“Semua isi material habis terbakar, ini menjadi kerugian besar. Estimasi 25 sampai 35 miliar rupiah. Ini masih hitung kasat mata penglihatan, kita bisa lihat besok, apa saja yang terbakar. Kerusakan mesin juga bagai mana,” ungkapnya. [dw]

No More Posts Available.

No more pages to load.